IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Transaksi Excavator Jadi Modus Penipuan Cyber, Uang 29 Juta Ludes Ditilep

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kontak WhatsApp diduga digunakan oleh pelaku dalam modus penipuannya

kontak WhatsApp diduga digunakan oleh pelaku dalam modus penipuannya

Setelah itu Danas menelpon wa agar pak Hendrik Wijaya mengirimkan nama-nama yang akan hadir ke lokasi untuk disiapkan undangan.

Seolah-olah Hendrik mengaku mengirimkan istrinya bernama Memei Melinda_yang katanya sedang hamil tua_ bersama 2 mekanik bernama Rudianto dan Yamien, dengan menaiki mobil Fortuner hitam l 1433 ujt, paling lambat sampai ke acara kurang lebih 15 menit. “Padahal undangan belum dibuat,” akui Ibrahim.

Lagi-lagi skenario dijalankan menurut komunikasi wa, langsung dijemput Danasworo yang sebelumnya tertahan di pos jaga. Iphone Melinda ditahan di pos jaga dan agar disampaikan pesan ke pak Hendrik komunikasi lewat hp kecil.

Selanjutnya pemeriksaan excavator 2 mekanik dan Melinda menyatakan barang ok. selanjutnya menunjukkan bukti transfer senilai 100 jt dan 280 jt yang ditujukan rekening Novita Sari, dan mengatakan pelunasan akan disampaikan setelah invoicenya keluar.

Setelah dicek oleh bendahara unit 1 wa +62 895-0582-9682 menyatakan sudah diterima DP 380 Jt.

Baca Juga :  DPP KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi Bansos 60 Milyar di Koperasi Produsen Tebu Rakyat RPM Way Kanan ke Kejati

Selanjutnya Ibrahim diminta Danasworo menanyakan biaya angkutan dan pengawalan, dan disebutkan 29 juta, setelah ditawar deal di harga 27 juta dan include harus dibereskan sebelum dikeluarkan invoice . Danas juga meminta memberitahukan ke Hendrik bahwa biaya angkutan dan pengawalan 45 juta dan Hendrik ok.

Selanjutnya Danas juga menyampaikan kelebihan 18 Juta untuk tambahan 30 persen, dia sudah cukup yang 70 persen dari keuntungan.

Baca Juga :  Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan

Singkat cerita Danas mengirimkan transfer pelunasan senilai 180 Juta dan yang 40 gagal karena limit, kemudian dia cari alternatif kerabatnya dapat 23 Juta, sisanya 17 Juta dan meminta Ibrahim Arsyad agar mengusahakan uang tersebut! beber Ibrahim sambil dijanjikan uang yang dipinjam akan dikembalikan 20 Juta. Iming-iming Danas.

Selanjutnya Danas pada pukul 18.10 Wib meminta izin ganti nomor dengan alasan lowbet ke nomor +62 856-6426-1173.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Senin, 9 Maret 2026 - 01:17 WIB

Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terbaru