IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Tak Ingin Program MBG Disalahgunakan, P3MBG Madura Jadi Lumbung Pengaduan

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat dan pegiat sosial di Madura menggagas pembentukan Pusat Penelitian & Pengaduan MBG Madura (P3MBG Madura) sebagai lembaga independen untuk memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di empat kabupaten di Pulau Madura.

Masyarakat dan pegiat sosial di Madura menggagas pembentukan Pusat Penelitian & Pengaduan MBG Madura (P3MBG Madura) sebagai lembaga independen untuk memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di empat kabupaten di Pulau Madura.

Pamekasan, Transatu – Komitmen masyarakat untuk mengawal program strategis pemerintah kembali muncul dari Madura. Sejumlah tokoh dan pegiat sosial menggagas pendirian Pusat Penelitian & Pengaduan MBG Madura (P3MBG Madura) sebagai lembaga independen yang akan memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Deklarasi pendirian lembaga tersebut dilatarbelakangi besarnya skala program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar jutaan pelajar di seluruh Indonesia, termasuk di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Sumenep.

Tim inisiator menilai program besar seperti MBG membutuhkan pengawasan publik yang kuat agar berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kualitas gizi anak, menekan angka stunting, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Program ini sangat baik dan berdampak besar bagi generasi muda. Namun karena skalanya sangat luas dan melibatkan banyak pihak di tingkat daerah, pengawasan dari masyarakat juga sangat diperlukan,” ujar salah satu inisiator lembaga tersebut.

P3MBG Madura dirancang sebagai lembaga independen non-profit yang bergerak di bidang penelitian kebijakan publik, pengawasan program pemerintah, pengaduan masyarakat, serta advokasi sosial. Lembaga ini diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat, pelaksana program di lapangan, dan pemerintah.

Melalui lembaga ini, masyarakat nantinya dapat menyampaikan berbagai laporan atau keluhan terkait pelaksanaan program MBG, mulai dari kualitas makanan, distribusi yang tidak merata, hingga dugaan penyimpangan anggaran.

Baca Juga :  Dukung KEJAGUNG Banding, DPP KAMPUD: Vonis Perkara Suap Zarof Ricar Belum Memenuhi Rasa Keadilan Masyarakat*

Selain membuka kanal pengaduan masyarakat, P3MBG Madura juga akan melakukan berbagai kegiatan seperti penelitian kebijakan, monitoring dapur MBG, survei penerima manfaat, hingga publikasi laporan hasil pemantauan.

Dalam konsep yang disusun tim inisiator, lembaga tersebut juga akan menyediakan berbagai kanal pengaduan, mulai dari hotline, layanan WhatsApp, website pengaduan, hingga pembukaan posko pengaduan masyarakat di beberapa wilayah di Madura.

Tak hanya itu, lembaga ini juga berencana melakukan inspeksi lapangan terhadap dapur MBG serta memantau langsung proses distribusi makanan kepada para siswa penerima manfaat.

Hasil pemantauan tersebut nantinya akan disusun dalam bentuk laporan penelitian dan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah serta dipublikasikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kodam V/Brawijaya Ekspor Perdana 27 Ton Silase Jagung ke Korea Selatan

“Tujuan utama kami adalah memastikan program ini benar-benar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak,” ujar tim inisiator.

Dalam waktu dekat, tim inisiator juga berencana membuka posko pengaduan serta merekrut relawan pengawas program MBG di berbagai wilayah di Madura.

Dengan hadirnya P3MBG Madura, diharapkan pengawasan publik terhadap program strategis nasional tersebut dapat berjalan lebih kuat, transparan, dan profesional.

“Ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan, sehingga benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa,” pungkas tim inisiator.

 

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesbangpol Tebo Verifikasi Faktual Sekretariat SMSI, STL Segera Terbit
Jelang Ramadhan Pemkab Sumenep Gelar Pasar Murah
LP Kelas IIB Sarolangun Jelang Raya Idul Fitri 1447 H Rapat Persiapan Bersama Polres Sarolangun
Stockpile Batubara dan Konflik Ruang Pembangunan Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP
Polisi Santri Polres Pamekasan, Bripda Amirul Mu’minin Aktif Bilal dan Penggiat Shalawat
Anggaran Kominfo Rp 800 Juta Untuk Publikasi Merangin, Syarat Verifikasi Dewan Pers Dipertanyakan, Wartawan Lokal Dikucilkan
Viral Penolakan MBG di SMAN 2 Pamekasan, Ahli Gizi SPPG As-Salman Tegaskan Lele Marinasi Tahan Lama dan Kaya Protein
Ketua PWI Pamekasan: BIP Satu-satunya Yayasan Pecahkan Rekor Muri di Jatim

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:12 WIB

Tak Ingin Program MBG Disalahgunakan, P3MBG Madura Jadi Lumbung Pengaduan

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:38 WIB

Kesbangpol Tebo Verifikasi Faktual Sekretariat SMSI, STL Segera Terbit

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:21 WIB

Jelang Ramadhan Pemkab Sumenep Gelar Pasar Murah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:07 WIB

Stockpile Batubara dan Konflik Ruang Pembangunan Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:25 WIB

Polisi Santri Polres Pamekasan, Bripda Amirul Mu’minin Aktif Bilal dan Penggiat Shalawat

Berita Terbaru

Daerah

Jelang Ramadhan Pemkab Sumenep Gelar Pasar Murah

Rabu, 11 Mar 2026 - 11:21 WIB