IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Surya Jaya Diduga Milik Warga Kecamatan Larangan Kian Meluas, Integritas Aparat Dipertanyakan

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok Surya Jaya yang kini semakin gencar beredar di Madura, geser rokok bodong legend

Rokok Surya Jaya yang kini semakin gencar beredar di Madura, geser rokok bodong legend

Pamekasan, Transatu – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan, Madura, terus menjamur tanpa kendali. Alih-alih menurun setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menggembar-gemborkan perang terhadap mafia rokok bodong, kenyataannya produksi dan distribusi rokok tanpa cukai justru semakin menggurita.

Temuan terbaru, rokok ilegal bermerek “Surya Jaya” isi 20 batang Sigaret Kretek Mesin (SKM) diduga diproduksi pengusaha berinisial Haji Y asal Kecamatan Larangan, Pamekasan. Produk ini dengan mudah beredar di pasar tradisional hingga toko online.

Baca Juga :  Kuatkan Spirit Kemanusian, BMC Dapat Penghargaan CNN Indonesia Award 2025

Ironisnya, meski markas Bea Cukai Madura berkedudukan di Pamekasan, sarang produksi rokok ilegal tersebut seolah tidak tersentuh hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Moh. Rohim, pemerhati isu cukai di Madura, menilai situasi ini sebagai bukti nyata lemahnya pengawasan aparat.

“Bukan rahasia lagi titik-titik produksi rokok bodong sudah banyak yang tahu, termasuk aparat. Kalau tetap dibiarkan, publik wajar menduga ada permainan antara pengusaha dan oknum yang seharusnya menindak,” tegas Rohim.

Baca Juga :  Komitmen Kawal Penegakan Hukum, Forkot Bakal Kembali Mendatangi Polres Pamekasan

Menurutnya, Pamekasan sudah lama dikenal sebagai “surga rokok ilegal” karena lemahnya komitmen aparat penegak hukum.

“Program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digelontorkan miliaran rupiah setiap tahun ternyata tidak berbanding lurus dengan pemberantasan rokok ilegal. Buktinya, produksi semakin merajalela,” tambahnya.

Rohim mendesak Menkeu Purbaya untuk tidak hanya berkoar di media, melainkan segera turun tangan membongkar jaringan mafia rokok bodong hingga ke akar, termasuk jika ada keterlibatan oknum Bea Cukai maupun aparat lainnya.

Baca Juga :  Nekad Cabuli Anak Keponakan, Paman Nyaris Dihakimi Massa

“Kalau pusat serius, harus ada penindakan tegas. Jangan biarkan Pamekasan terus jadi laboratorium rokok ilegal,” sindirnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, belum memberikan tanggapan atas tudingan pembiaran yang semakin ramai dipersoalkan publik.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Senin, 9 Maret 2026 - 01:17 WIB

Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terbaru