Bupati Sumenep : Tugu Keris Merupakan Simbul Sejarah Kabupaten Sumenep
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Tugu Keris yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Sumenep - Pamekasan tepatnya di desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Fadli zon, Kamis (30/01/2025).
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meresmikan tugu keris Arya Wiraraja di dampingi oleh Bupati Sumenep, Dr Achmad Fauzi Wongsojudo, Forkopimda Sumenep, Sekretaris Daerah, para OPD, dan segenap undangan.
Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi menyampaikan bahwa tugu keris Arya Wiraraja merupakan simbul sejarah Kabupaten Sumenep, yang mana Kabupaten Sumenep merupakan daerah terbanyak pengrajin keris.
"Pembangunan tugu keris Arya Wiraraja ini sebagai penanda untuk semakin mengekalkan identitas Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris, dengan nilai-nilai sejarah serta nilai budaya yang kuat," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi kepada awak media.
Menurutnya, pembangun tugu keris bertujuan untuk meyakinkan kepada dunia tentang keris sebagai produk budaya yang berpusat di Kabupaten Sumenep.
"Tugu ini mempunyai keterkaitan dengan situasi dan kondisi daerah sebagai satu-satunya Kabupaten dengan empu keris terbanyak versi UNESCO, yang menjadi landasan utama gagasan besar berdirinya monumen keris," ujarnya.
Selain itu, tugu keris bisa menjadi daya tarik bagi dunia untuk mengenal keris lebih dalam dan mencintai keris lebih kuat lagi sebagai pusaka serta karya seni.
Dalam kesempatan itu, Bupati Achmad Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif bahwa benda warisan masa lalu, khususnya keris memiliki nilai sejarah luar biasa, karena itulah sebagai generasi penerus harus melestarikannya.
“Sebagai generasi muda harus tahu tentang warisan budayanya, jangan sampai tergeser dengan budaya modern yang berkembang saat ini,” ajaknya.
Bupati menerangkan bahwa, pembangunan tugu Keris Arya Wiraraja dilakukan dengan konsep pentahelix. "Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam mengabadikan salah satu Warisan Budaya Tak Benda Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Sekedar diketahui bahwa, tugu keris Arya Wiraraja, panjang keris mencapai 9 meter dengan berat mencapai 5 ton dan fondasi 8 meter, sehingga total keseluruhan menjadi 17 meter dan panjang bilahnya mencapai 7 meter, pegangan keris 2 meter, tinggi segi 8.8 meter dan bunga kelopak sebanyak 45 buah
Meriah, Warga Branta Pesisir Pamekasan Gelar Petik Laut Selama Empat Hari
Rantau Limau Manis Buat Berbagi Persiapan Jelang Peresmian Rumah Singgah Koto Hayo
Sambut Ramadhan, Warga Pangkalan Jambu Potong 80 Kerbau, Kades Perentak Berharap Pemerintah Bisa Wakaf Tanah