IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Mengenal Tembakau Campalok, Termahal di Madura

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Transatu – Madura merupakan salah satu pulau di Jawa Timur yang memiliki empat Kabupaten. Di Ujung Barat Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan paling timur ujung Madura Kabupaten Sumenep.

Madura sebagai daerah penghasil tembakau di Jawa Timur yang dikenal sebagai provinsi penghasil tembakau terbesar di Indonesia.

Tiga dari empat kabupaten di Pulau Madura menjadi sentra tembakau, yaitu Kabupaten Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budidaya tembakau di Madura telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakatnya.

Baca Juga :  Dua Orang Pelaku Pencurian di SDN Pordapor 1 Diringkus Polisi

Tembakau dibudidayakan secara turun-temurun dan dianggap sebagai komoditas utama karena memberikan keuntungan ekonomi yang menjanjikan.

Tak heran, tembakau menjadi pendorong utama perekonomian lokal di pulau tersebut.

Meskipun secara administratif masuk wilayah Kabupaten Sumenep, Campalok dikenal warga setempat sebagai daerah perbatasan.

Sebab, lokasinya berdekatan dengan perbatasan antara Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, dengan batas wilayah yang sangat tipis.

Lahan tembakau Campalok berada di salah satu bukit di Dusun Jambangan. Membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih satu jam dari Kota Sumenep untuk menuju lahan Campalok.

Baca Juga :  DPP KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan Lampung Timur ke Kejati

Lokasinya sejauh 55 km dari arah Kota Sumenep, serta harus melewati empat kecamatan, yakni Kecamatan Batuan, Lenteng, Ganding, dan Guluk-guluk.

Tembakau Campalok hanya ditanam di lahan kecil berukuran 20×30 meter. Meskipun lahan ini terlihat sederhana seperti kebanyakan lahan tembakau lainnya, ada sejumlah keunikan yang membuatnya istimewa.

Salah satu hal yang mencolok adalah lokasi lahan tembakau Campalok yang berdekatan dengan area pemakaman. Di pinggir lahan, terdapat pohon Campalok yang menjadi simbol dan nama dari tembakau ini.

Baca Juga :  Berhasil Ungkap Korupsi Proyek Pasar Tebo, SMSI Apresiasi Kinerja Kejari Tebo

Menariknya, sejak dulu ukuran pohon ini tidak pernah berubah, tetap kokoh, dan ikonik. Pohon ini memiliki ciri khas pada daunnya yang berwarna hijau kekuningan dan mengeluarkan aroma yang sangat menyengat.

Aroma inilah yang diyakini mempengaruhi kualitas tembakau di sekitarnya, menciptakan rasa dan aroma unik yang sulit ditiru.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Senin, 9 Maret 2026 - 01:17 WIB

Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terbaru