MERANGIN – Kisruh beberapa hari lalu sempat memanas, akhirnya temukan titik terang. Setelah melalui berbagai dinamika dan komunikasi antara pihak terkait, pelantikan kepala sekolah yang sebelumnya menjadi perhatian publik kini telah tuntas dilaksanakan dengan baik.

 

Kepala sekolah yang terdampak dalam kebijakan tersebut menunjukkan sikap legowo dan menerima keputusan yang telah ditetapkan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Merangin. Buktinya Kamis lalu, (11/06/2026) para kepsek mendatangi Dikbud Merangin untuk menemui kepala dinas guna mencari solusi yang terbaik.

 

Kadikbud Dr Misrinadi bergerak cepat memberikan solusi bagi para kepala sekolah yang kembali menjalankan tugas sebagai guru. Salah satu bentuk perhatian yang diberikan adalah memfasilitasi pemenuhan jam mengajar agar hak dan kewajiban sebagai tenaga pendidik tetap dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Kami berupaya memastikan seluruh kepala sekolah yang mengundurkan diri dan kembali bekerja sebagai guru tetap mendapatkan kesempatan menjalankan tugas profesionalnya dengan baik. Pemenuhan jam mengajar menjadi salah satu hal paling utama yang kami fasilitasi agar proses pembelajaran tidak terganggu dan hak mereka tetap terpenuhi,” ujar Dr. Misrinadi, Sabtu, (13/06/2026).

 

 

Kedatangan para kepala sekolah tersebut berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kekeluargaan. Mereka menyampaikan sejumlah pertanyaan mengenai penempatan tugas, pemenuhan jam mengajar, serta kepastian administrasi kepegawaian setelah adanya perubahan jabatan yang terjadi beberapa waktu lalu.