Transatu.id, SUMENEP – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo tinjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026, di beberapa SMP di Kabupaten Sumenep. Peninjauan di beberapa SMP oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, H. Moh Iksan, S.Pd., M.T, serta Kabid Pembinaan SMP, Achmad Fajar. Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, kunjungan ini memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan tersebut Bupati Achmad Fauzi sempat berbincang santai dengan salah satu siswa yang ikut dalam ujian. Bahkan, Bupati memberikan motivasi kepada anak didik agar tenang dan fokus sama soal yang ada sehingga dapat menjawab dengan benar "Saya ingin memastikan pelaksanaan tes ini berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur," kata Bupati Achmad Fauzi. Menurutnya, TKA bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dalam memetakan kualitas pendidikan di daerah. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga integritas dalam pelaksanaannya. "TKA merupakan instrumen penting untuk mengukur capaian belajar siswa. Maka dari itu, kejujuran harus menjadi prinsip utama dalam pelaksanaannya,” ungkap Bupati. Bahkan, Bupati yang akrab di sapa Cak Fauzi ini, mengapresiasi kerja keras para guru dan panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan ujian dengan matang, mulai dari kesiapan ruang, distribusi soal, hingga pengawasan. “Para tenaga pengajar dan seluruh staf yang di dalamnya patut diapresiasi karena, telah bekerja maksimal hal ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumenep,” ujarnya. Dia menegaskan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa sebagai generasi penerus bangsa. “Menyongsong Indonesia emas 2045 kita harus mempersiapkan anak yang cerdas secara intelektual dan mempunyai karakter kuat, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” tegasnya Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Moh Iksan dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa, pelaksanaan TKA di tahun 2026 di ikuti oleh 196 lembaga pendidikan setingkat SMP baik Negeri dan swasta, dan di ikuti oleh 5.700 siswa/i. TKA dilaksanakan secara serentak, dengan mengacu pada standar operasional yang telah ditetapkan guna menjamin kualitas serta kredibilitas hasil ujian. "Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," pungkasnya.