“Gelar sarjana bukanlah akhir perjalanan. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Imam juga berharap para lulusan tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan sosial melalui keahlian masing-masing.
Ia menilai, peningkatan kualitas sumber daya manusia membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, keluarga, dan masyarakat.
“Amalkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Jadilah bagian dari solusi atas persoalan masyarakat dan terus tingkatkan kemampuan menghadapi perubahan zaman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Imam menyampaikan bahwa kontribusi para sarjana dapat dimulai dari lingkungan terdekat melalui gagasan, kepedulian, dan pengabdian sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Ia berharap para wisudawan mampu menjaga nama baik almamater sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.