Kapolsek juga menegaskan bahwa kedatangannya tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi. Ia berharap PSHT dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek turut menyampaikan pesan penting terkait makna Sabuk Kamtibmas. Menurutnya, atribut tersebut bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Pemakai sabuk ini adalah orang-orang yang dipercaya. Gunakan atribut ini bukan untuk menyombongkan diri atau bertindak sewenang-wenang, tetapi untuk membantu, menolong, dan menciptakan kedamaian,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota PSHT untuk memperkuat sinergi dengan Polsek Tebo Ilir, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat. Anggota PSHT diharapkan dapat menjadi mata dan telinga dalam menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan, kerawanan sosial, hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, AKP Adha Fristianto meminta PSHT terus menunjukkan peran sebagai pelopor kedamaian.