Penanganannya membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat serta berbagai unsur lainnya.

 

Dalam rapat evaluasi penanganan karhutla di Pekanbaru pada 24 Agustus 2026, Presiden Prabowo memberikan apresiasi terhadap kerja sama berbagai pihak yang terlibat.

 

Prabowo menyebut sinergi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah dan unsur masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi persoalan karhutla di Riau.

 

Presiden bahkan mengaku senang melihat kerja sama berbagai pihak dalam menangani persoalan tersebut.

 

Dalam kesempatan itu, Herry Heryawan turut memaparkan langkah-langkah yang dilakukan Polda Riau untuk menangani karhutla. Upaya tersebut tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga pendekatan pencegahan.