MERANGIN, Transatu.id -- Aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bangko Senen (2/6) dilakukan Kantor Bupati Merangin belum ketemu kesepakatan, bahkan aksi itu berbuntut panjang.
Hal itu disampaikan Kordinator Aksi Wandi Saputra kepada Transatu.id, menjelaskan akan melakukan demonstrasi jilid 3.
Pasalnya, tuntutan belum dilakukan Bupati Merangin dengan membatalkan pembelian Mobil Dinas Bupati dan Wabup, sedangkan tuntutan kedua gratiskan lapak PKL selama 6 bulan, ketiga Tutup tempat hiburan di Kabupaten Merangin.
"Tuntutan yang di ajukan oleh HMI ini sudah di lakukan beberapa waktu yang lalu ke DPRD Kabupaten Merangin, dengan tuntutan yang sama HMI juga menyuarakan ke Bupati Kabupaten Merangin," ungkap Orator Aksi.
Wandi juga mengatakan dan sepakat dengan kawan - kawan HMI yang ikut demontrasi tidak akan melakukan pertemuan di rumah dinas Bupati Merangin.
"Kita ingin secara terbuka Bupati Merangin membatalkan pembelian mobnas dihalaman Kantor Bupati di umumkan di Media masa dan dihadiri sejumlah Wartawan, jika kita dilakukan pertemuan dirumah dinas kita dianggap para sonior telah diamankan, itu yang tidak ingin kita inginkan, " ungkap Wandi Saputra
Sedangkan telor busuk dilemparkan depan dihalaman Kantor Bupati Merangin, itu bukti kekecewaan HMI cabang Bangko.
"Percuma Gagahan Mobnas Baru, hati busuk tidak tau kondisi Rakyat, "tutupnya.
Reporter: Kholil King
HMI : Percuma Gagahan Jadi Pemimpin Kalau Tak Tau Kondisi Rakyat Hatinya Busuk
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1444 H, Polres Pamekasan Kerahkan Personil Gabungan
Dandim 0826/Pamekasan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023
Aliansi Madura Indonesia (AMI) mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo