Legalitas Dipertanyakan, PR Aing Bening Jaya Diduga Milik Sultan ABJ Mulus Menebus Cukai

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Sumenep, Transatu – Sorotan publik kembali tertuju pada lemahnya pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Madura. Kasus terbaru menyeret nama PR Aing Bening Jaya, pabrik rokok yang disebut-sebut milik pengusaha H. Yudik Sultan ABJ Lenteng. Senin, 08/09/2025.

Pabrik ini diduga menebus pita cukai dalam jumlah signifikan, meski legalitas dan kapasitas produksinya masih menuai tanda tanya. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan pita cukai untuk melancarkan distribusi rokok ilegal.

“Kalau kapasitas produksi riil tidak sebanding dengan pita yang ditebus, artinya ada indikasi permainan. Bisa saja sebagian produksi beredar tanpa cukai untuk mengeruk keuntungan lebih besar,” ungkap salah seorang pemerhati industri tembakau di Sumenep.

Fenomena ini bukan hal baru di Madura. Sejumlah pabrik rokok pernah kedapatan menggunakan skema serupa: menebus pita cukai sebagai kedok, namun menjual produk tanpa label resmi di pasar gelap. Pola tersebut merugikan negara miliaran rupiah dan merusak iklim persaingan industri tembakau yang legal.

Baca Juga :  Isu Nama Polda Jambi Terima Setoran Kades Sekancing Rp 100 Juta,  Kasubdit Iv, tu Fitnah

“Yang terjadi di PR Aing Bening Jaya seolah pengulangan modus lama. Bedanya, sekarang mereka lebih berani karena tahu pengawasan Bea Cukai lemah,” ujar seorang aktivis mahasiswa di Pamekasan.

Kritik keras pun mengarah pada Bea Cukai Madura. Lembaga yang diharapkan menjadi benteng utama pemberantasan rokok ilegal, justru dinilai tak berdaya menghadapi pengusaha besar yang punya jaringan kuat.

“Jika Bea Cukai tetap diam, publik wajar menilai ada pembiaran atau bahkan kolusi. Bagaimana mungkin aktivitas mencurigakan bisa berjalan mulus tanpa hambatan?” tambahnya.

Baca Juga :  MTsN 3 Pamekasan dan Sumber Bungur Pakong Sepakat Resmikan Nama Musala Al-Madani

Kasus PR Aing Bening Jaya kini memicu desakan investigasi dari publik dan kalangan aktivis. Mereka meminta agar aparat penegak hukum turun tangan, tidak hanya mengandalkan pengawasan Bea Cukai yang dinilai mandul.

“Kerugian negara akibat permainan pita cukai ini bukan kecil. Kalau dibiarkan, Madura bisa jadi pusat rokok ilegal nasional,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang
Hendak Pindahkan Lokasi Tambang, He Alat Berat Malah Ditangkap Polisi
10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk
Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD
Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi
Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan
Sapri Diduga Penampung Emas Ilegal, Saya Gak Lagi Penampung Mas takedown Saja
Diduga Sapri Penampung Emas Ilegal Terbesar di Sungai Limau, Warga Pertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:19 WIB

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:30 WIB

Hendak Pindahkan Lokasi Tambang, He Alat Berat Malah Ditangkap Polisi

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:19 WIB

10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk

Senin, 29 Desember 2025 - 02:13 WIB

Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:26 WIB

Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi

Berita Terbaru

Wakil bupati Merangin saksikan pertandingan sebpak bola Tebo Merangin

Daerah

Disaksikan Wabup A. Khafidh, PS Merangin Libas PS Tebo 5-1

Senin, 12 Jan 2026 - 17:58 WIB

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

You cannot copy content of this page