Transatu.id,Ngawi-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung di tingkat pengecer.Kenaikan harga tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir menjelang Lebaran dan memicu keluhan masyarakat, mengingat LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok rumah tangga untuk memasak sehari-hari.
Berdasarkan hasil penelusuran wartawan di lapangan, harga LPG 3 kg yang sebelumnya berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp23 ribu per tabung, kini meningkat signifikan di sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi.
Temuan tersebut antara lain dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Ngrambe dan Kecamatan Sine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga di Desa Cepoko dan Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe, mengaku terpaksa membeli gas dengan harga lebih mahal dari biasanya.
“Biasanya Rp23 ribu, sekarang sudah Rp30 sampai Rp35 ribu. Mau tidak mau tetap beli karena untuk memasak,” ujar salah satu warga. Selasa,17 Mart 2026.
Selain kenaikan harga, warga juga menyebutkan adanya kekosongan stok di pangkalan LPG wilayah Ngompak, Desa Cepoko. Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus membeli gas hingga ke wilayah Walikukun dengan harga mencapai Rp35 ribu per tabung.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









