Arip mempertanyakan asal-usul serta tujuan keberadaan kedua alat berat tersebut.
Kalau dua alat itu ditemukan di kebun warga dan tidak sedang melakukan aktivitas PETI, lalu alat itu dari mana, mau ke mana, dan untuk apa berada di lokasi tersebut? ujar Arip dalam aksi tersebut.
Menurut Arip, penjelasan tersebut masih menyisakan pertanyaan bagi publik. Ia meminta agar pihak kepolisian memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kronologi keberadaan dua alat berat tersebut, termasuk hasil pemeriksaan dan dasar kesimpulan bahwa alat tersebut tidak sedang digunakan untuk aktivitas PETI.
Massa aksi juga membandingkan klarifikasi terakhir tersebut dengan keterangan sebelumnya dari Kapolsek Bangko, yang menurut massa menyebutkan bahwa dua alat berat tersebut berkaitan dengan aktivitas pertambangan tanpa izin.
Perbedaan keterangan tersebut menjadi salah satu poin yang dipersoalkan dalam aksi demonstrasi. Massa meminta agar aparat penegak hukum memberikan penjelasan yang konsisten dan transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.