MERANGIN, Transatu.id -- Warga Tabir Tabir disebut untuk diwilayah Tabir Barat Diduga Salam Sungai Tabir penyuplai Bahan Bakar Minyak (BBM) terbesar masuk kelokasi Tambang Ilegal.

 

Informasi itu beredar masuk ke redaksi itu Salam Penyuplai terbesar hingga UMKM kecil untuk berjualan minyak Solar susah dijualkan.

 

Pasalnya, Salam lebih murah menjual kepada pelaku tambang Ilegal diwilayah Tabir Barat.

 

"Kami dulu jual minyak juga untuk masuk ke tambang Ilegal, semenjak Salam banyak masuk mobil tengki bisnis kami jadi hancur, "ungkap warga Tabir.

 

Sebelumnya pernah terjadi aksi Karang Taruna Kelurahan Mampun memutar balikkan mobil tengki BBM masuk lewat simpang seling.