Dugaan sementara, korban terpeleset saat berjalan di atas irigasi dan jatuh ke sawah sedalam sekitar satu meter.

Hal itu juga sesuai pemeriksaan medis yang menemukan luka memar di bagian belakang kepala serta luka lecet pada paha kiri.

"Kepala korban membentur batu di dekat saluran air sehingga menyebabkan luka fatal tanpa ada yang melihat,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Pulau Panggung menguatkan dugaan tersebut.

Pihak keluarga mengikhlaskan dan menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan.