Gubernur Al Haris juga menargetkan ada lima isu strategis yang diangkat untuk pembangunan Tahun 2027, (1) Nilai tambah komoditas unggulan Provinsi Jambi; (2) Daya saing dan kemandirian daerah; (3) Kualitas Sumber Daya Manusia belum merata; (4) Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup; serta (5) tata kelola pemerintahan. Mengacu pada isu strategis dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta memperhatikan keselarasan tema dan prioritas RKP Tahun 2027 maka tema RKPD Provinsi Jambi Tahun 2027 adalah “Akselerasi Produktivitas, Investasi dan Hilirisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, yang selanjutnya dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan daerah sebagai berikut: Pertama, Pembangunan ekonomi yang progresif, inklusif dan berkelanjutan; Kedua, Pembangunan Sumber Daya Manusia yang merata dan berkeadilan; Ketiga, Peningkatan Layanan Infrastruktur Penunjang Perekonomian Daerah; Keempat, Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif, Efektif dan Efisien; dan terakhir; Kelima, Pengelolaan Lingkungan Hidup yang baik.
“Ada 3 kata kunci yang menjadi Fokus Pembangunan Provinsi Jambi pada tahun 2027, yaitu produktivitas, investasi dan hilirisasi. Pada Fokus pembangunan terkait produktivitas, pembangunan diarahkan pada upaya (1) peningkatan kualitas SDM, Tenaga kerja produktif dan inovasi; (2) pemberian stimulus untuk produktivitas dan saya beli masyarakat; serta (3) Digitalisasi dan Efisiensi Tata Kelola. Selanjutnya pada fokus investasi, pembangunan diarahkan untuk (1) meningkatkan efisiensi dan efektivitas melalui penerapan investasi hijau dan kemudahan perizinan. Selain itu juga akan dilakukan (2) peningkatan infrastruktur dan konektivitas ekonomi, khususnya infrastruktur dasar, infrastruktur irigasi serta infrastruktur pendukung konektivitas logistik dan digital. Selanjutnya, investasi diarahkan pada (3) investasi yang berorientasi industri dan ekspor, melalui penguatan destinasi pariwisata prioritas; industri dan UMKM halal; serta industri dan ekonomi digital,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam arahannya, Wamendagri, Bima Arya, memberikan apresiasi kepada Gubernur Jambi, Al Haris, atas langkah inovatif menggelar Musrenbang di rumah dinas, bukan di hotel seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kebijakan ini mencerminkan komitmen terhadap efisiensi dan efektivitas anggaran daerah yang mana kita tahu sedang efisiensi anggaran. Terimakasih pak Gubernur, Musrenbang tak di hotel tapi di rumah dinas, jadi contoh untuk Gubernur kepala daerah lain di Indonesia. Ini contoh efisiensi yang baik,” ucap Wamendagri Bima Arya.
“Meski digelar secara sederhana, forum perencanaan pembangunan tahunan ini tetap berlangsung kondusif dan tertib. Semuanya hadir Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, Kepala Bappeda Kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta instansi vertikal di Provinsi Jambi. Ini bentuk kekompakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jambi. Sinergi tersebut tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam program pembangunan,” tambahnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara Musrenbang RKPD Tahun 2027, Agus Sunaryo, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang yang dilaksanakan untuk menampung aspirasi dan kebutuhan daerah serta menjaring usulan prioritas dari kabupaten/kota, perangkat daerah, selain itu menyelaraskan perencanaan serta memastikan program/kegiatan provinsi sejalan dengan arah kebijakan pusat. ***
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT







