DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraisi - Fraisi
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati tentang pandangan umum fraksi fraksi terhadap tiga rancangan peraturan daerah (Raperda), terselenggara di gedung DPRD Sumenep. Kamis (16/04/2026).
Hadir dalam rapat paripurna tersebut segenap wakil DPRD Sumenep dan anggota, wakil bupati Sumenep KH Imam Hasyim beserta Forkopimda, para OPD, Camat beserta tokoh lintas sektor.
Wakil Bupati KH Imam Hasyim mewakili Bupati menyampaikan dalam amanatnya, terima kasih kepada ketua dan wakil ketua DPRD serta anggota yang telah memberikan saran masukan serta himbauan lewat pandangan umum fraksi fraksi
"Pandangan umum dari fraksi fraksi akan jadi kajian bagi kami sebagai penyempurna dalan Raperda tersebut," kata wakil Bupati Imam Hasyim.
Pemerintah kabupaten Sumenep, sambung Wabup Imam, akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dorongan tersebut melalui BUMD yang bergerak dalam sektor jasa keuangan berbasis syariah," tegasnya
Bahkan kata Wabup Imam, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan ekonomi dengan mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik, transparan dan akuntabel
"Dengan dukungan Legislatif, pemerintah dapat menjalankan roda kepemerintahan yang berpegang kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip transparan dan akuntabel," uja4mya.
Mengenai penyertaan modal terhadap Bank BPRS merupakan bersumber dari hibah pemerintah pusat sehingga tidak membebani fiskal daerah.
"Dana tersebut dari hibah pusat yang dapat di kelola oleh Bank BPRS Bhakti Sumekar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan tujuan meningkatkan dan mengembangkan usaha tani,baik oleh petani dan korporasi," terangnya
Pada prinsipnya, pemerintah daerah terus berupaya untuk menyempurnakan Raperda demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Dukungan pihak Legislatif merupakan kunci mutlak dalam mensukseskan kebersamaan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
DPRD Panggil PT AIP Terkait Harga TBS Yang Ribut Dengan Masyarakat
Putra Janji Ingin Nikahi Sudah Hamil, Eh Tak Mau Tanggung jawab Sudah Hamil Malah Diselingkuhi
Bantuan Becak Murni Gratis, Paguyuban Becak Bangkalan Sebut Sukarela Ada Iuran untuk Tasyakuran