Pemkab Sumenep Gelontorkan Dana Rp 60 Juta Untuk Lomba Karapan Sapi Piala Bupati
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Lomba karapan sapu piala Bupati Sumenep bakal dilaksanakan pada hari Minggu 14 September 2025 di lapangan karapan sapi Giling, kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Dalam perhelatan lomba karapan sapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelontorkan dana stimulan sekitar Rp 60 juta.
"Pemkab Sumenep menggelontorkan dana stimulan sekitar Rp 60 juta untuk pelaksanaan kegiatan kerapan sapi piala Bupati tahun 2025," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. (Disbudporapar) Moh Iksan. Kamus (11/09/2025).
Dana tersebut bakal di pergunakan untuk panggung, terop, honor pekerja dan lain lain, yang akan di lakukan oleh pihak ketiga yaitu Pasar Sakera.
Lomba karapan sapi ini ucap Moh Iksan akan melibatkan 48 pasang sapi yang telah di seleksi di 8 eks Kawedanan. "48 pasang sapi yang akan mengikuti lomba karapan sapi piala Bupati merupakan hasil seleksi tingkat eks Kawedanan," ucapnya.
Nantinya, sambung Moh Iksan, dari 48 pasang sapi yang masuk seleksi akan menjadi utusan perwakilan Kabupaten Sumenep ke ajang piala Presiden.
"Nanti ada 6 pasang sapu yang masuk seleksi akan ikut dalam lomba piala presiden yang kemungkinan di selenggarakan di Kabupaten Bangkalan," jelasnya.
Mih Uksan menerangkan, melalui lomba karapan sapi akan menggeliatkan sektor ekonomi para peternak sapi dan pecinta sapi kerap.
"Sapi anakan yang masuk katagori bakalan sapi kerap bisa di bandrol lebih dari Rp 10 juta," terangnya
Bahkan, melalui event kerapan sapi akan menggeliatkan pula para pedagang kaki lima yang tergabung dalam UMKM.
"Dalam ajang jerapan sapi piala Bupati, malam pelaksanaan, kami akan adakan semalam di Sumenep yang akan menampilkan serangkaian hiburan rakyat yang juga akan memberikan ruang kepada UMKM untuk melakukan niaga dengan barang barang unggulannya," tutur Iksan.
"Di malam tanggal 13 September 2025 akan ada pentas seni dan serangkaian acara serta juga melibatkan UMKM, dengan begitu akan meningkatkan ekonomi masyarakat," tutupnya.