Usai Dilantik, Kadin Bangkalan Bakal Fokus pada Penguatan UMKM dan Ekonomi Daerah
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
TRANSATU, Bangkalan – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bangkalan resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan pada Selasa (21/5/2025). Momen ini menandai dimulainya babak baru bagi Kadin Bangkalan dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian lokal.
Ketua Kadin Bangkalan, Supai M. Noor, menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM menjadi agenda utama dalam program kerja mereka. Menurutnya, upaya pendampingan terhadap pelaku usaha mikro dan kecil tidak akan bersifat sesaat, melainkan dilakukan secara berkelanjutan.
*"Kami ingin pelaku UMKM di Bangkalan mampu naik kelas dengan pendampingan yang konsisten. Targetnya, produk-produk lokal bisa bersaing dan menembus pasar luar daerah, bahkan nasional,"* ujar Supai.
Ia menjelaskan bahwa Kadin Bangkalan telah menyusun empat pilar strategis, yakni:
1. Membangun kolaborasi dengan pemerintah dan perbankan untuk mendukung UMKM;
2. Menyediakan pendampingan berkelanjutan, termasuk dalam hal peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran;
3. Menciptakan ekosistem pemasaran dengan Kadin sebagai fasilitator;
4. Mengembangkan sektor kepulauan, wisata, dan industri kecil menengah (IKM) dengan dukungan instansi terkait.
Supai juga menyoroti pentingnya membangun sistem distribusi dan pemasaran yang efektif, bukan sekadar meningkatkan produksi. *“Kami akan bermitra dengan koperasi, dinas perdagangan, dan dinas perindustrian untuk memastikan produk UMKM Bangkalan bisa lebih kompetitif,”* tambahnya.
Selain itu, koordinasi dengan Dinas Perhubungan akan dilakukan untuk mempermudah akses logistik ke sentra-sentra UMKM, terutama produk unggulan dari kawasan Suramadu.
Ketua Kadin Jawa Timur, H. Adik Dwi Putranto, yang turut hadir dalam pelantikan, menyampaikan dukungannya terhadap Kadin Bangkalan. Ia menyebutkan bahwa Kadin Jatim telah menyiapkan berbagai program pelatihan dan pendampingan bagi UMKM, termasuk sertifikasi pendamping dan pelatihan pemeriksaan produk.
*"Kami ingin memastikan setiap UMKM yang didampingi mengalami peningkatan omzet dalam waktu enam bulan hingga satu tahun, serta mampu membuka lapangan kerja baru,"* ujarnya.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyambut baik pelantikan ini dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi. *“Kami harap Kadin bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan bersama-sama membangun potensi daerah,”* tuturnya.
**Sekretaris Kadin Bangkalan, Hasan**, turut menegaskan komitmen jajaran pengurus untuk bekerja secara kolaboratif dan profesional. *“Kami tidak ingin Kadin hanya menjadi organisasi simbolik. Fokus kami adalah kerja nyata yang berdampak langsung bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Kami akan hadir di tengah masyarakat dan menjadi jembatan antara pengusaha kecil dan berbagai stakeholder yang relevan,”* ujar Hasan.
Dengan semangat kolaboratif dan program yang terstruktur, Kadin Bangkalan diharapkan mampu membawa angin segar bagi perkembangan UMKM dan menjadi katalisator utama pertumbuhan ekonomi lokal.
Wali Kota Jambi Pantau Pembangunan Drainase di Pasar Talang Banjar
Diduga Terlibat Produksi Rokok Ilegal Tali Jaya, Tenaga Pendidik di Pamekasan Jadi Sorotan
KPPU Panggil Tiga Saksi pada Sidang Perkara Tender Mesin Induk MTU di Dirjen Bea Cukai