Dua Kali Tak Penuhi Undangan Komisi C, IKAPMII Sumenep : Tim Pansel Bank Jatim Harus Transparan
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
TRANSATU.ID,SUMENEP - Bergulirnya wacana Pansus Bank Jatim makin menuai Polemik, kabar terbaru terkait mangkirnya Panitia Seleksi (Pansel) Komisaris dan Direksi di Bank Jatim yang akan datang.
Ketua IKAPMII Cabang Sumenep, Hairullah, menyayangkan ketidakhadiran Pansel Bank Jatim dalam rapat bersama Komisi C DPRD Jawa Timur.
"Jangan sampai menimbulkan kesan bahwa Pansel ini tidak transparan, apalagi sudah dua kali dipanggil dan tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas, Pansel harus terbuka demi perbaikan Bank Jatim kedepan" katanya kepada awak media, Senin, 19 Mei 2025.
Lebih lanjut, Khairullah menegaskan bahwa Pansel ini merupakan ujung tombak dari masadepan Bank Jatim kedepan, karena dari hasil Pansel ini diharapkan nanti lahir Jajaran Komisaris dan Direksi Bank Jatim yang kompeten, kredibel dan tentunya transparan.
"Sehingga kejadian yang merugikan bank milik rakyat Jawa Timur hingga setengah triliun lebih ini tidak terulang,"ujarnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Tim Pansel Direksi dan Komisaris Bank Jatim, Prof Muhammad Nuh, tidak hadir dalam rapat bersama Anggota DPRD Jawa Timur. Padahal rapat tersebut sangat penting sebagan bentuk transparansi kinerja Pansel Bank Jatim.
"DPRD Jatim ini kan kepanjangan tangan dari Rakyat Jawa Timur, rakyat ingin tahu, siapa saja yang jadi Pansel, siapa saja yang sudah daftar menjadi calon Komisaris dan Direksi, ini kan penting publik untuk tahu," ujarnya.
Pria yang akrab dipanggil mas Ilung ini juga menekankan pentingnya Pansel terbuka ke publik, agar ada kontrol, jangan sampai orang yang bermasalah, kembali diberi kesempatan menjabat.
"Jika Pansel tetap tertutup seperti ini, maka beberapa kabupaten yang sudah memiliki Bank Daerah sendiri saya sarankan untuk pindah saja dananya dan transaksi melalui bank daerah masing masing," tutupnya.
Kodim 0420/Sarko Sosialisasi ke Personil Dalam Pemahaman Tertib Berlalu Lintas
Dari Pesantren untuk Negeri, Bupati Bangkalan Ajak Santri Jadi Motor Perubahan
Bupati M Syukur Pemerintah Tidak Bisa Berkembang Tampa dibantu Wartawan