IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Bupati Pamekasan Tantang GMNI Laporkan Dugaan Jual Beli Jabatan ke KPK 

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC GMNI Pamekasan melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Pamekasan, Jumat (06/02/2026).

DPC GMNI Pamekasan melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Pamekasan, Jumat (06/02/2026).

TRANSATU.ID,PAMEKASAN – Menjelang rotasi dan mutasi jabatan eselon III dan IV, pemerintah kabupaten Pamekasan diterpa kasus dugaan jual beli jabatan.

Gelombang aksi silih berganti ke kantor Bupati Pamekasan menyoroti terjadinya dugaan praktik KKN tersebut, aksi baru-baru ini datang dari aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pamekasan, pada jumat (06/02/2026).

Baca Juga :  Tangkap Pengedar Bukan Bandar Narkoba, PMII Pamekasan Pertanyakan Kinerja Kepolisian

Dalam orasinya, Ketua DPC GMNI Pamekasan, Syaifus Syuhada’, mengungkapkan adanya penawaran kepada salah satu ASN untuk menduduki jabatan tertentu dengan meminta kompensasi uang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami punya bukti screenshot chat whatsapp yang bersumber dari salah satu ASN yang tidak mau disebutkan namanya,” ungkapnya.

Baca Juga :  7 Kejanggalan Penegakan Hukum Kasus Pencemaran Nama Baik yang Ditangani Polsek Kadur Pamekasan

Aktivis marhaenis tersebut akan berupaya mengumpulkan bukti-bukti petunjuk lainnya. “Kalau bukti sudah lengkap, kita tidak akan datang lagi ke kantor Bupati Pamekasan, tapi ke kantor aparat penegak hukum agar kabupaten Pamekasan bersih dari praktik KKN,” pungkasnya.

Kemudian, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mengaku membentuk tim siluman untuk mentracking adanya jual beli jabatan di kepemerintahannya.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Fahruddin Anggota DPRD Sungai Penuh Fraksi Golkar Sebagai Tersangka Pengrusakan

“Dari beberapa tim yang disebar, tidak ada satupun yang menemukan jual beli jabatan. Kalau ada bukti, ada nama kita laporkan, bukan ke penegak hukum, laporkan bersama-bersama ke KPK,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun
Kapolres Merangin Akan Tindak Lanjuti Keluhan Warga Titian Teras Terkait Aktivitas PETI Sungai Masumai
Diduga Rekayasa Surat, Lahan Sengketa Dipanen Oknum Brimob
Warga Titian Teras Berharap Polisi Hentikan Aktivitas PETI Menganggu Ketertiban Teloransi
Pekerja Dompeng Sebut, WAN Peraju Tukang Tarik Setoran Tambang Ilegal Kapuk
Tambang Ilegal Milik Haji Af Bebas Beroperasi Desa Telun dan Kuat Dugaan Mengalir ke Aparat Hukum

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:20 WIB

Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:23 WIB

Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:52 WIB

Kapolres Merangin Akan Tindak Lanjuti Keluhan Warga Titian Teras Terkait Aktivitas PETI Sungai Masumai

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:02 WIB

Diduga Rekayasa Surat, Lahan Sengketa Dipanen Oknum Brimob

Berita Terbaru

Founder yayasan Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin (tengah) memberikan santunan kepada anak yatim di kabupaten Pamekasan, Jumat (6/3/2026).

Daerah

Yayasan BIP Santuni 3.000 Anak Yatim di Pamekasan

Jumat, 6 Mar 2026 - 14:43 WIB