Ketua IWO Kabupaten Sumenep, Imam Musta’in R, mengatakan bahwa syukuran tersebut tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang semakin baik antara IWO dan Polresta Sumenep.

 

“Bagi kami, HUT ke-14 ini bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi. Lebih dari itu, menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara IWO dengan Polresta Sumenep,” tuturnya.

 

Menurutnya, pers dan kepolisian memiliki tugas dan ruang kerja yang berbeda. Namun, keduanya memiliki irisan kepentingan yang sama, yakni memberikan pelayanan dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta turut menciptakan kondisi sosial yang aman dan kondusif.

 

“Pers membutuhkan keterbukaan informasi agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik dengan baik. Di sisi lain, kepolisian juga membutuhkan media sebagai mitra komunikasi untuk menyampaikan informasi yang edukatif dan mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.

 

Imam menegaskan, sinergi antara pers dan kepolisian harus tetap ditempatkan dalam koridor profesionalisme dan saling menghormati kewenangan masing-masing. Kemitraan, kata dia, tidak boleh menghilangkan independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.