Wabup Sumenep : Job Fair Merupakan Komitmen Pemerintah Menekan Angka Kemiskinan
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id. SUMENEP - Salah satu komitmen pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura menekan angka kemiskinan produktif dengan melakukan langkah kerjasama dengan pihak dunia usaha dan industri melalui Job Fair.
" Kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri melalui Job Fair guna menekan angka kemiskinan produktif," kata Wabup KH. Imam Hadyim saat membuka Job Fair 2035 di gedung KORPRI Selasa (16/09/2025) kemarin.
Menurutnya Job Fair ini merupakan wadah yang efektif bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja untuk mendapatkan informasi mengenai peluang kerja dengan pihak perusahaan.
Dengan harapan, masyarakat berpartisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini, mengingat kesempatan kerja yang ditawarkan terbuka bagi berbagai jenjang pendidikan dan latar belakang.
“Para pencari kerja dapat memanfaatkan bursa kerja ini sebaik-baiknya dalam rangka mendapatkan pekerjaan, membangun jaringan, serta memahami kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujarnya
Wabup berharap juga, agar pihak terkait agar mengadakan kegiatan serupa dengan melibatkan banyak perusahaan dan lowongan pekerjaan, sebagai bagian dari langkah berkelanjutan untuk menekan angka kemiskinan terbuka di wilayah Kabupaten Sumenep.
Ia menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, tingkat kemiskinan terbuka di Kabupaten Sumenep cenderung mengalami penurunan, jika pada tahun 2023 sebesar 1,71 persen sedangkan pada tahun 2024 sebesar 1,69 persen atau menurun sebesar 0,02 persen.
“Angka penurunan ini mencerminkan perbaikan ekonomi serta peningkatan serapan tenaga kerja yang semakin kuat," jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Heru Santoso menyatakan, Job Fair 2025 kali ini diikuti sebanyak 36 perusahaan dari berbagai sektor industri.
Puluhan perusahaan itu meliputi Kabupaten Sumenep sebanyak 22 perusahaan dan luar daerah sebanyak 14 perusahaan, dengan membutuhkan pekerja sebanyak ribuan orang.
“Perusahaan itu membuka lowongan kerja sebanyak 3.152 orang, terdiri dari bidang kesehatan atau medis, bidang jasa, bidang perhotelan, bidang perbankan, bidang telekomunikasi dan bidang lainnya,” pungkasnya
Lakukan Aksi Demo, Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak Tuntut Bupati Gelar Pilkades Serentak 2023
Waketum KNPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menteri Bermasalah
LPM Authentic Uniba Madura Gelar Seminar Nasional “Hitam Putih Jurnalis di Mata Mahasiswa”