Pemdes Banuaju Barat Bagikan BLT-Desa Tahap 3
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, Sumenep - Pemerintah Desa (Pemdes) Banuaju Barat, Kecamatan Batang Batang, Kabuoaten Sumenep, Madura realisasikan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT-Desa) tahap ke tiga bulan Juli, Agustus dan September tahun 2024.
Pencairan BLT-Desa Banuaju Barat di hadiri oleh Camat Batang Batang, Tenaga Ahli (Pendamping Kabupaten (Foroimcam), pendamping desa dan lokal desa, perwakilan BPRS, kepala desa Banuaju Barat beserta perangkat desa, para KOM penerima BLT-Desa
Kepala desa Banuaju Barat Suninto menekanjan kepada KPM penerima BLT-Desa agar memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan pokok sehari hari
"Pemerintah hadir dalam memperhatikan masyarakatnya yang sedang kekurangan, melalui bantuan sosial ini diharapkan mampu meringankan ekonominya," ungkap kades Banuaju Barat, Suninto. Selasa (17/09).
Dijelaskan oleh Kades Suninto, Pemerintah Desa (Pemdes) Banuaju Barat sebelum menentukan siapa yang mendapat BKT-Desa, terlebih dahulu melakukan musyawarah dengan semua dusun.
"Sebelum menentukan siapa yang mendapatkan BLT-Desa, kamu melakukan musyawarah dulu dengan para kepala Dusun, dan kami memastikan penerima BLT-Desa ini bukan menerima bantuan sosial lainnya," tegas Suninto.
Camat Batang Batang Mujib. S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan kepada KPM agar bantuan melalui BLT-Deesa ini bentuk betul dipergunakan sesuai dengan kebutuhan.
"Setidaknya masyarakat penerima BLT-Desa membelanjakan bantuan ini untuk kebutuhan pokok sehari hari," ungjao Camat Mujib.
Menurutnya, BLT-Desa ini diberikan untuk 3 bukan dengan rincian setiap bulannya Rp 300 ribu, "Jadi totalnya Rp 900 ribu," tuturnya
Sementara itu Tenaga Ahli, atau pendamping Kabupaten Sumenep Fajar mengatajan bahwa BLT&Desa aaatt ini diperuntukkan bagi masyarakat yang dianggap kemiskinan ektrim.
"Bantuan BKT-Desa di prioritaskan kepada masyarakat yang dinilai kemiskinan ektrim," kata Pendamping Kabupaten Sumenep Fajar
Jadi, saat ini KPM penerima BLT-Desa, benar benar miskin, seperti janda tua, kepada masyarakat yang pendapatannya hanya Ro 15 ribu, disabilitas.
"Kami berharap bantuan BLT-Desa ini, mampu meringankan beban hidup masyarakat," tandasnya