Transatu, Sumenep - Kabar mengejutkan bagi wali murid, guru, serta Komite SDN Ellak Laok V Lenteng, Kab. Sumenep, lantaran sekolahnya masuk masuk daftar 17 SDN dan SDI di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang diregrouping. Kamis, 22/2/24.

Salah satu yang menjadi alasan mendasar karena jumlah murid menurun setiap tahunnya.

Sejumlah wali murid, guru, Komite, serta Kepala Desa Ellak Laok juga angkat bicara mengenai rencana regrouping SDN Ellak Laok V tersebut.

Kepala SDN Ellak Laok V Asmu'i, diduga telah mendatangani dan menyetujui adanya regrouping atau penggabungan siswa dengan sekolah lain yaitu SDN Ellak Laok I dengan dalih jumlah murid sedikit dan cenderung turun setiap tahunnya.

Tindakan Kepala sekolah tersebut dinilai merugikan siswa setempat dan dinilai berdasarkan ego sendiri, lantaran tidak adanya komunikasi terkait rencana regrouping sebelumnya.

Hal itu yang menjadi tekat sejumlah warga, wali siswa, guru dan komite SDN Ellak Laok V, Kecamatan Lenteng, untuk mendatangi kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) pada Kamis 22 Februari 2024.

Kedatangan mereka untuk meminta DPKS agar bisa menjembatani dan menggagalkan renca regrouping SDN Ellak Laok V ke SDN Ellak Laok I.

Mereka disambut hangat oleh Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan Sumenep, Busri Toha. Mereka hadir lengkap dengan surat-surat dan bukti lain tentang penolakakan warga atas regrouping SDN Ellak Laok V tersebut.

Komite SDN Ellak Laok V, As’ad mengatakan, kemarin telah dilaksanakan rapat dadakan antara Kepala SDN Ellak Laok V, Asmu’ie, Pengawas Pendidikan Kec Lenteng, Achmad Zaini, Kepala Desa Ellak Laok V dan sejumlah masyarakat sekitar dan wali murid serta komite sekolah.

”Intinya, kami sebagai komite menolak rencana regrouping sekolah itu. Bila telah terlaksana, gagalkan. Kepala sekolah, kurang terbuka kepada kami bahwa sekolah itu akan di regrouping. Lagian, bila sekolah ini di regrouping, maka siswa sangat jauh untuk sekolah ke SDN Ellak Laok I,” ujarnya As’ad ketika menyampaikan laporan di Dewan Pendidikan Sumenep. dikutip dari laman resmi dpksumenep.id.