BC Madura Tolak Audiensi Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Siapkan Aksi Massa Hingga Lapor Kemenkeu RI

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forkot, Samsul Arifin usai ditolak audiensi dugaan ternak pita cukai ke kantor Bea Cukai Madura, Selasa (06/01/2026).

Ketua Forkot, Samsul Arifin usai ditolak audiensi dugaan ternak pita cukai ke kantor Bea Cukai Madura, Selasa (06/01/2026).

TRANSATU.ID,PAMEKASAN – Aktivis yang tergabung dalam Forum Kota (Forkot) Pamekasan mengungkap dugaan praktik ternak pita cukai perusahaan rokok (PR) Daun Alami.

Perusahaan rokok yang diduga milik pengusaha inisial IR tersebut beralamat di Gudang Subur Sejahtera, Dusun Capak, Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

Sejumlah aktivis Forkot mendatangi Kantor Bea Cukai Madura untuk melakukan audiensi, namun agenda tersebut gagal terlaksana. Kedatangan mereka justru dihadang oleh petugas keamanan (satpam) dan tidak diperkenankan bertemu dengan pejabat Bea Cukai Madura.

“Kami datang dengan itikad baik untuk audiensi dan menyampaikan temuan dugaan ternak pita PR Daun Alami. Tapi kami justru dihalangi satpam dan tidak difasilitasi bertemu pejabat Bea Cukai,” tegas ketua Forkot, Samsul Arifin, usai mengalami penghadangan satpam Bea Cukai Madura, Selasa 06 Januari 2026.

Forkot menilai, sikap tersebut semakin menguatkan kecurigaan publik terhadap lemahnya pengawasan Bea Cukai terhadap industri rokok di Pamekasan, khususnya terkait dugaan penyalahgunaan pita cukai.

Baca Juga :  Dihadapan Majelis Hakim, Dua Tokoh Masyarakat Pastikan Terdakwa Panita PAW Kades Gugul Gelar Sosialisasi dan Sesuai Prosedural

“Dari data yang kami himpun, PR Daun alami tersebut tidak melakukan produksi rokok tapi hanya melakukan penebusan pita, padahal kami hanya ingin melakukan klarifikasi terkait itu tapi kami dihadang,” jelasnya

Atas kejadian itu, Forkot memastikan akan menempuh langkah lanjutan dengan melayangkan aksi demonstrasi dalam waktu dekat sebagai bentuk protes terbuka terhadap bea cukai Madura, hingga pelaporan ke kemenkeu RI atas kinerja buruk dan maraknya ternak Pita di Madura.

Baca Juga :  Ikama Hadir untuk Mengubah Stigma Negatif Madura dan Mendorong Investasi

“Jika audiensi saja tidak diberi ruang, maka kami akan turun ke jalan. Kami mendesak Bea Cukai Madura terbuka dan segera mengusut dugaan ternak pita PR Daun Alami,” tandasnya.

Hingga kini, Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan audiensi maupun dugaan yang disampaikan Forkot.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekelompok Warga SAD Obrak-abrik Kantor PT SAL 1 Inti 2 di Desa Bukit Suban
Golkar Tebo Soroti Kinerja OPD, Anggaran Kesehatan, dan Konsistensi Program Infrastruktur 2026
Ribuan Warga Madura Sambut Kepulangan Haji Her dari KPK, Pertanda Tidak akan Diperiksa lagi?
Sebut Ekonomi Merangin Melambung, Nyatanya DPRD Merangin Bongkar PAD Hilang 20 Miliar
Anggota DPRD Sumenep Dapil VIII Dorong Dapur MBG Cepat Terealisasi Di Wilayah Kepulauan
Inovasi Antar Obat Ke Rumah Pasien, RSUDMA Sumenep Dapat Dukungan Masyarakat
RSUDMA Sumenep Berencana Tambah Armada Mobil La Sehat
RSUDMA Sumenep Buka Rekrutmen BLUD Non-ASN Formasi Tahun 2026.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 03:55 WIB

Sekelompok Warga SAD Obrak-abrik Kantor PT SAL 1 Inti 2 di Desa Bukit Suban

Senin, 13 April 2026 - 05:54 WIB

Golkar Tebo Soroti Kinerja OPD, Anggaran Kesehatan, dan Konsistensi Program Infrastruktur 2026

Minggu, 12 April 2026 - 12:47 WIB

Ribuan Warga Madura Sambut Kepulangan Haji Her dari KPK, Pertanda Tidak akan Diperiksa lagi?

Jumat, 10 April 2026 - 14:57 WIB

Sebut Ekonomi Merangin Melambung, Nyatanya DPRD Merangin Bongkar PAD Hilang 20 Miliar

Jumat, 10 April 2026 - 13:57 WIB

Anggota DPRD Sumenep Dapil VIII Dorong Dapur MBG Cepat Terealisasi Di Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru

Polisi turunkan untuk pengamanan bentrok SAL.dengan SAD

Hukum dan Kriminal

Konflik SAD dan PT SAL, Aparat dan Tokoh Masyarakat Perkuat Dialog Damai

Selasa, 14 Apr 2026 - 03:59 WIB