Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jambi juga memberikan penghargaan kepada para petani dan PT Alko Sumatra Kopi yang dinilai mampu berkembang secara mandiri serta konsisten meningkatkan kualitas kopi hingga mampu menembus pasar ekspor.
"Pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasi para petani dan PT Alko Sumatra Kopi yang secara mandiri terus bertumbuh dan berkembang," katanya.
Sementara itu, CEO PT Alko Sumatra Kopi, Suryono, mengatakan kunjungan Duta Besar Pakistan merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan perdagangan kopi antara Indonesia, khususnya Jambi, dengan Pakistan.
Menurutnya, kehadiran Dubes Pakistan sekaligus menjadi sinyal terbukanya peluang pasar baru bagi kopi Kerinci di kawasan Asia Selatan.
"Kedatangan Bapak Dubes Pakistan, Mr. Zahid Hafeez, ingin menyaksikan secara langsung dan memberikan dukungan bahwa pasar kopi Jambi terbuka hingga ke Pakistan," ujar Suriyono.
PT Alko Sumatra Kopi menargetkan kerja sama perdagangan dengan Pakistan mulai terealisasi pada tahun 2026 dengan nilai transaksi yang cukup signifikan.
