Gubernur Al Haris menegaskan bahwa cadangan beras sudah menjadi milik pemerintah dan tugas pemerintah adalah mempercepat penyaluran kepada masyarakat terdampak. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk berhati-hati dan memastikan proses administrasi berjalan baik agar distribusi lebih aman dan tepat sasaran. Gubernur menutup sambutannya dengan permintaan maaf bila ada keterlambatan pengiriman akibat proses administrasi yang masih harus dilengkapi. "Mohon maaf manakala pengiriman agak terlambat, karena prosesnya di kita ada dulu, biar lebih aman," tuturnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas bantuan logistik sebesar 10.189 kilogram (sekitar 11 ton) yang diserahkan untuk korban bencana banjir di Kabupaten Sarolangun. bahwa bantuan yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi tersebut merupakan wujud kepedulian dan amanah pemerintah provinsi kepada masyarakat terdampak. "Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan. Bantuan ini akan meringankan beban sekitar 6.000 jiwa di empat kecamatan yang saat ini menerima distribusi," kata Wabup.
Wabup uga menyampaikan data sementara bahwa Kabupaten Sarolangun masih memiliki tujuh kecamatan yang terdampak banjir. Ia berharap pemerintah provinsi dapat melanjutkan dukungan bagi kecamatan lain yang belum menerima bantuan. "Kami berharap ke depan Provinsi Jambi dapat memperluas jangkauan bantuan ke kecamatan-kecamatan lain yang terkena dampak," ujarnya.
