Beliau juga berpesan kepada seluruh wasit, juri, dan atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas.

 "Kalah atau menang bukanlah yang utama, melainkan jadikan ajang ini sebagai motivasi untuk mengasah kejujuran, solidaritas, dan toleransi. Saya optimis atlet dan seniman muda kita bisa menembus tingkat provinsi hingga nasional," tambahnya.

 

Kompetisi yang berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 12-13 Mei itu melibatkan peserta dari berbagai penjuru Kabupaten Merangin:

 

Tingkat SD Diikuti oleh kurang lebih 435 siswa/i utusan kecamatan dan Tingkat SMP diikuti oleh kurang lebih 351 siswa/i utusan sekolah.

 

Untuk kelancaran pertandingan, panitia telah menyebar lokasi lomba di beberapa titik strategis, yakni di halaman Kantor Dinas Pendidikan & Kebudayaan, Lapangan Kominfo dan Lapangan Kantor Bupati, Lapangan SMK 1 dan SMP 4 Merangin, Hall Pemda, Hall IBRD, serta Taman Kolam Ansori.

 

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Merangin Herman Efrendi dan unsur Forkopimda, Para Kepala OPD, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua Igornas, jajaran pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dikbud, para Korwil, Pengawas, serta Kepala Sekolah se-Kabupaten Merangin.***