Bantuan darurat yang disalurkan berupa kebutuhan sembako seperti beras, mi instan, makanan bayi serta perlengkapan tidur seperti selimut dan matras alas tidur. Ada pula kebutuhan vital seperti pasokan air bersih untuk konsumsi.

 

Di samping bantuan fisik, Bupati M. Syukur juga mempertimbangkan pemulihan psikologis (trauma healing) terutama bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana.

 

"Bantuan makanan bisa habis dalam sehari, tapi semangat untuk bangkit harus terus kita jaga. Saya hadir di sini untuk memastikan bapak dan ibu tidak merasa sendirian menghadapi ujian ini. Kita akan bangun kembali Desa Selango bersama-sama," ujar Bupati dengan nada penuh empati saat berdialog dengan warga.

 

Kata Bupati, pemerintah daerah tidak akan lepas tangan hingga kondisi benar-benar pulih. Ia menginstruksikan dinas terkait, khususnya PUPR dan Perkim, untuk segera melakukan pendataan teknis terkait perbaikan infrastruktur dan hunian warga yang rusak.

 

"Mudah-mudahan dengan bantuan yang kita berikan ini, masyarakat bisa bertahan sampai kondisi normal kembali. Kami akan terus mendampingi," pungkasnya. (***)