Sarolangun, Transatu.id – Kepala sekolah menengah atas negeri 1 sarolangun (SMAN 1) Ahmad Zia Ulhaq, S.Pd.I,M.pd Menjelaskan dan angkat bicara terkait berita yang beredar mengenai soal dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 – 2025.
Dalam keterangannya kepala sekolah menengah atas negeri 1 sarolangun Ahmad Zia Ulhaq, S.Pd.I,M.pd mengatakan bahwa “Terkait isu ataupun berita yang telah beredar tersebut tidaklah benar dan saya juga sudah klarifikasi terkait dugaan tersebut, Bahwasanya pengelolaan dana BOS SMAN 1 Sarolangun itu sudah di audit sama pihak berwenang seperti BPK, BPKP dan Inspektorat. Dan Alhamdulillah untuk hasil temuannya itu tidak ada. Karena itu memang tiap tahun pasti ada audit. “Kata kepala SMAN 1 Sarolangun. Selasa (24/02/26)
Kalau pemeriksaan itu mulai dari pelaporannya sampai namanya aset kita juga diperiksa kayak belanja modal kita mana barangnya kalau beli ini mana barangnya semua diperiksa sampai kegiatan kegiatan Sk nya mana, Spj nya atau segala macam itu semua. Dan hasilnya Alhamdulillah sejauh ini kita baik-baik saja. Karena pemeriksaan ini setiap tahun. Artinya pengelolaan dana BOS harus melengkapi administrasi. Seperti ada SK kurang atau segala macam lainnya. “Sambung kepala SMAN 1 Sarolangun.
Perlu saya jelaskan juga bahwa penggunaan dana BOS telah sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Karena dapat dipastikan bahwa seluruh pengelolaan dana BOS di SMA Negeri 1 Sarolangun telah di jalankan sesuai aturan dan transparan. Tidak ada penyalahgunaan seperti yang diberitakan. Karena dana BOS digunakan untuk operasional sekolah, termasuk pengadaan sarana dan prasarana pendidikan. “Jelas kepala SMAN 1 Sarolangun.
Saya berharap kedepan minimal adanya konfirmasi, komunikasi dan juga pemberitahuan. Supaya bisa lebih komparatif dalam suatu pemberitaan. “Ungkap kepala SMAN 1 Sarolangun.
Reporter : Egoni Sahilin
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT







