29 Siswa Keracunan Usai Santap Menu MBG dari Yayasan Humairoh Sejahtera Blumbungan

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana siswa SMP 8 Kupang diduga keracunan MBG dirawat di IGD RSUD S.K Lerik, Kota Kupang, NTT, Selasa (22/7/2025). (Simon Selly/detikBali)

Suasana siswa SMP 8 Kupang diduga keracunan MBG dirawat di IGD RSUD S.K Lerik, Kota Kupang, NTT, Selasa (22/7/2025). (Simon Selly/detikBali)

Pamekasan, Transatu.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar justru memunculkan persoalan di Kabupaten Pamekasan, Kamis (6/11/2025).

Sebanyak 17 siswa MTs Al-Ula dan tiga pelajar MA Al-Islamiyah Blumbungan, Kecamatan Larangan, diduga mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu MBG.

Kepala MTs Al-Ula, Moh. Dahri, menjelaskan bahwa makanan MBG tiba di sekolah sekitar pukul 07.00 WIB dan dibagikan kepada 394 siswa pada pukul 09.30 WIB. Beberapa jam kemudian, sejumlah siswa mulai mengeluhkan mual, sakit perut, dan muntah.

“Sekitar jam tiga sore mulai ada yang muntah dan mencret, mungkin karena makanannya terlalu pedas. Total 29 siswa dibawa ke puskesmas, tapi yang benar-benar muntah hanya sekitar 17 orang,” ungkap Dahri, Jumat (7/11/2025).

Menurutnya, para siswa yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Larangan sudah diperbolehkan pulang pada malam harinya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Tanjung Bungur Rp 1,1 Milyar, Jaksa Kembali Tahan 4 Orang Tersangka

“Sekitar jam setengah sepuluh malam mereka sudah pulang, dan hari ini (Jumat) semuanya sudah kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Sementara itu, pihak penyedia menu MBG dari Yayasan Humairoh Sejahtera Blumbungan, Ahmad Munawir, mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan tersebut.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Tidak bisa langsung disimpulkan dari makanan MBG, karena berdasarkan informasi yang kami terima, sore harinya siswa juga sempat makan rujak di pondok,” jelasnya.

Baca Juga :  Janji Bea Cukai Bakal Brantas Rokok Ilegal saat Didemo Warga, Es Mild: Milik Bos Besar Sumenep yang Kebal Hukum

Kasus ini menjadi sorotan publik karena program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam peningkatan asupan gizi siswa di lembaga pendidikan.

Pihak sekolah dan penyedia makanan kini menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pamekasan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan keracunan ini.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang
Hendak Pindahkan Lokasi Tambang, He Alat Berat Malah Ditangkap Polisi
10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk
Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD
Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi
Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan
Sapri Diduga Penampung Emas Ilegal, Saya Gak Lagi Penampung Mas takedown Saja
Diduga Sapri Penampung Emas Ilegal Terbesar di Sungai Limau, Warga Pertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:19 WIB

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:19 WIB

10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk

Senin, 29 Desember 2025 - 02:13 WIB

Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:26 WIB

Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:34 WIB

Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

You cannot copy content of this page