Aktivis Tantang Kemenkeu dan Bea Cukai Razia Rokok Papi Mami Diduga Milik Lora Taufiq Desa Toronan

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok Papi Mami diduga milik Lora Taufiq asal Desa Toronan Pamekasan, kini marak beredar

Rokok Papi Mami diduga milik Lora Taufiq asal Desa Toronan Pamekasan, kini marak beredar

Pamekasan, Transatu – Operasi lapangan yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Rokok Ilegal dikabarkan mulai menyasar sejumlah titik di Madura, Kamis (09/10/2025).

Salah satu fokus wilayahnya ialah Kabupaten Pamekasan, yang belakangan kembali ramai diperbincangkan akibat maraknya rokok tanpa pita cukai.

Salah satu merek yang mencuri perhatian publik adalah “Papi Mami”, produk rokok baru yang beredar luas di pasaran lokal dengan dua varian kemasan berwarna ungu dan kuning bertanda “NEW”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk tersebut diduga kuat diproduksi di kawasan Desa Toronan, Pamekasan, yang disebut-sebut terkait dengan oknum Lora Taufiq, tokoh muda setempat yang dikenal memiliki jaringan usaha tembakau.

Baca Juga :  Bamsoet Dorong Pemerintah Segera Bentuk Otoritas Perlindungan Data Pribadi

Kendati demikian, belum ada tindakan tegas terhadap aktivitas produksi rumahan (home industri) yang disebut-sebut menjadi sumber peredaran rokok ilegal itu.

Padahal, kehadiran Satgas Turlap di Madura diharapkan mampu menembus akar permasalahan bukan sekadar menyita barang dagangan di tingkat pengecer.

“Masyarakat menunggu keberanian aparat untuk menyentuh aktor utamanya, bukan hanya pelaku kecil di lapangan,” ujar Abd. Rohim salah satu aktivis di Pamekasan

Secara hukum, peredaran rokok tanpa pita cukai jelas melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Setiap batang rokok ilegal yang lolos di pasaran berarti kerugian negara dari sisi penerimaan cukai, sekaligus merampas hak masyarakat atas dana pembangunan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Baca Juga :  Satres Narkoba Polres Sumenep Amankan Tersangka dan 32 pocket Sabu di Sapeken

Selain kerugian fiskal, aspek kesehatan publik juga menjadi perhatian. Rokok tanpa izin edar tidak melalui standar uji bahan baku dan proses produksi yang diawasi.

Produk seperti “Papi Mami” dikhawatirkan mengandung campuran berbahaya dan menjadi incaran kalangan muda yang tergiur harga murah. “Rokok ilegal bukan hanya soal pajak, tapi soal nyawa masyarakat,” tegas sumber tersebut.

Ironisnya, di saat banyak industri kecil berusaha patuh membayar cukai, keberadaan home industri tanpa izin justru menciptakan persaingan tidak sehat.

Baca Juga :  Tim Advokasi Nalim-Nilwan Datangi Bawaslu

Sejumlah pelaku usaha legal di Pamekasan mengaku sulit bertahan karena pasar dibanjiri rokok murah tanpa pita cukai. Mereka menilai aparat harus bersikap adil agar industri kecil yang taat aturan tidak mati perlahan.

Hingga berita ini diturunkan, Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan resmi terkait hasil operasi Satgas Turlap di Pamekasan.

Publik kini menanti apakah razia kali ini benar-benar akan menyentuh sumber produksi, termasuk dugaan home industri milik oknum Lora Taufiq di Toronan, atau kembali berhenti di level pengecer sebagaimana operasi-operasi sebelumnya.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir
Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban
Kapolres Akan Lanjuti PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat
Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022
Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk
42 Kilogram Ganja Dimusnakan Polres Sarolangun
Dugaan Jaringan Ternak Pita Cukai Terkuak, Forkot Soroti Peran Ganda di Kasus PR Subur Sejahtera

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:46 WIB

Warga Talentam Resah Excavator Diduga Milik Udi Ngaol Hancurkan Sungai Batang Tabir

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:07 WIB

Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:39 WIB

Viral..!! Warga Batang Masumai Sebut Alat Excavator PETI Berani Masuk Nibung Dikawal Aparat

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Kakon Napal Kecamatan Kelumbayan Mark Up dan Fiktifkan Dana Desa 2021–2022

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:11 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page