Benarkah Satgas Rokok Ilegal Razia Pabrik Geboy yang Diduga Tak Tebus Cukai ?

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Transatu – Dugaan operasi Satgas Rokok Ilegal kembali menyeruak di Kabupaten Pamekasan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, aparat gabungan mendatangi lokasi produksi rokok bermerek GEBOY Flafour di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, karena diduga kuat pabrik tersebut tidak melakukan penebusan pita cukai.

Rokok Geboy diketahui telah beredar luas di Madura dan sejumlah kota besar lain di Indonesia, meski tanpa pita cukai resmi.

Pabrik yang disebut-sebut berhubungan dengan PR Sekar Anom serta pengusaha lokal berinisial H. Fahmi itu disebut beroperasi hampir setiap hari dengan kapasitas produksi besar.

Aktivis Pamekasan, Imron S, menilai langkah Satgas Rokok Ilegal perlu diapresiasi, namun harus dilanjutkan dengan penindakan tegas.

“Kalau benar ada razia ke pabrik Geboy, itu langkah awal yang baik. Tapi jangan berhenti sebatas penyitaan, harus dibuktikan secara hukum karena masalahnya ada di penebusan pita cukai yang tidak dilakukan,” ujarnya kepada Transatu, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga :  Polisi Terus Selidiki Kasus Security PT Shogun

Imron menegaskan, praktik mengabaikan kewajiban cukai jelas merugikan negara. “Ini bukan persoalan kecil. Kalau setiap batang rokok tidak ditebus cukainya, potensi kerugian negara bisa miliaran rupiah. Satgas harus menuntaskan kasus ini sampai ke meja hijau,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, Pasal 54, sudah sangat jelas mengatur sanksi bagi pelanggar. “Ancaman hukuman penjara sampai lima tahun dan denda maksimal 10 kali lipat dari nilai cukai seharusnya menjadi efek jera. Tapi kalau tidak ditegakkan, maka produsen akan merasa aman-aman saja,” tambahnya.

Baca Juga :  Proyek Rp3,6 Miliar di Pamekasan Diduga Rusak dan Serobot Tanah Warga, Polisi Mulai Bertindak

Imron berharap penindakan terhadap pabrik Geboy di Blumbungan bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan rokok ilegal lain di Pamekasan.

“Satgas jangan tebang pilih. Kalau memang terbukti tidak melakukan penebusan pita cukai, proses hukum harus jalan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Transatu masih berupaya menghubungi pihak Bea Cukai Madura, Satpol PP Pamekasan, maupun manajemen PR Sekar Anom untuk mendapatkan klarifikasi resmi.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang
Hendak Pindahkan Lokasi Tambang, He Alat Berat Malah Ditangkap Polisi
10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk
Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD
Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi
Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan
Sapri Diduga Penampung Emas Ilegal, Saya Gak Lagi Penampung Mas takedown Saja
Diduga Sapri Penampung Emas Ilegal Terbesar di Sungai Limau, Warga Pertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:19 WIB

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:19 WIB

10 Kali Beraksi Spesialis Bongkar Rumah di Tabir Lintas Berhasil Dibekuk

Senin, 29 Desember 2025 - 02:13 WIB

Warga Sebut diduga Sapri Masih Main, Kerap Pindah Tempat Anak Buahnya Ketua BPD

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:26 WIB

Gara-Gara Buat Pemberitaan Dua Alat Polsek Jangkat, Polisi Selidiki Dua Wartawan Satu Saksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:34 WIB

Hasil Tangkapan BB Tak Diumumkan, Penanganan PETI Jangkat Timur Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

You cannot copy content of this page