IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

29 Siswa Keracunan Usai Santap Menu MBG dari Yayasan Humairoh Sejahtera Blumbungan

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana siswa SMP 8 Kupang diduga keracunan MBG dirawat di IGD RSUD S.K Lerik, Kota Kupang, NTT, Selasa (22/7/2025). (Simon Selly/detikBali)

Suasana siswa SMP 8 Kupang diduga keracunan MBG dirawat di IGD RSUD S.K Lerik, Kota Kupang, NTT, Selasa (22/7/2025). (Simon Selly/detikBali)

Pamekasan, Transatu.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar justru memunculkan persoalan di Kabupaten Pamekasan, Kamis (6/11/2025).

Sebanyak 17 siswa MTs Al-Ula dan tiga pelajar MA Al-Islamiyah Blumbungan, Kecamatan Larangan, diduga mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu MBG.

Kepala MTs Al-Ula, Moh. Dahri, menjelaskan bahwa makanan MBG tiba di sekolah sekitar pukul 07.00 WIB dan dibagikan kepada 394 siswa pada pukul 09.30 WIB. Beberapa jam kemudian, sejumlah siswa mulai mengeluhkan mual, sakit perut, dan muntah.

“Sekitar jam tiga sore mulai ada yang muntah dan mencret, mungkin karena makanannya terlalu pedas. Total 29 siswa dibawa ke puskesmas, tapi yang benar-benar muntah hanya sekitar 17 orang,” ungkap Dahri, Jumat (7/11/2025).

Menurutnya, para siswa yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Larangan sudah diperbolehkan pulang pada malam harinya.

Baca Juga :  BKN Larang Kepala Daerah Baru Dilantik Angkat Stafsus demi Honorer Jadi ASN

“Sekitar jam setengah sepuluh malam mereka sudah pulang, dan hari ini (Jumat) semuanya sudah kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Sementara itu, pihak penyedia menu MBG dari Yayasan Humairoh Sejahtera Blumbungan, Ahmad Munawir, mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan tersebut.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Tidak bisa langsung disimpulkan dari makanan MBG, karena berdasarkan informasi yang kami terima, sore harinya siswa juga sempat makan rujak di pondok,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Berhasil Amankan Dua Orang Pelaku Curanmor

Kasus ini menjadi sorotan publik karena program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam peningkatan asupan gizi siswa di lembaga pendidikan.

Pihak sekolah dan penyedia makanan kini menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pamekasan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan keracunan ini.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Merangin Akan Tindak Lanjuti Keluhan Warga Titian Teras Terkait Aktivitas PETI Sungai Masumai
Diduga Rekayasa Surat, Lahan Sengketa Dipanen Oknum Brimob
Warga Titian Teras Berharap Polisi Hentikan Aktivitas PETI Menganggu Ketertiban Teloransi
Pekerja Dompeng Sebut, WAN Peraju Tukang Tarik Setoran Tambang Ilegal Kapuk
Tambang Ilegal Milik Haji Af Bebas Beroperasi Desa Telun dan Kuat Dugaan Mengalir ke Aparat Hukum
MBG di SDN Potoan Daja 1 Disorot, Menu Dinilai Terlalu Pelit Anggaran
Warga Rantau Panjang Tabir Mulai Resah Pekerja Dompeng Dikejar dan Gertak Dengan Tembakan
Sat Resnarkoba Polres Sarolangun Limpahkan Dua Tersangka Narkotika ke JPU, Kasat Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:52 WIB

Kapolres Merangin Akan Tindak Lanjuti Keluhan Warga Titian Teras Terkait Aktivitas PETI Sungai Masumai

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:02 WIB

Diduga Rekayasa Surat, Lahan Sengketa Dipanen Oknum Brimob

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:40 WIB

Warga Titian Teras Berharap Polisi Hentikan Aktivitas PETI Menganggu Ketertiban Teloransi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:13 WIB

Pekerja Dompeng Sebut, WAN Peraju Tukang Tarik Setoran Tambang Ilegal Kapuk

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:26 WIB

Tambang Ilegal Milik Haji Af Bebas Beroperasi Desa Telun dan Kuat Dugaan Mengalir ke Aparat Hukum

Berita Terbaru