Transatu, Bangkalan – Satu tahun kepemimpinan Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far memunculkan beragam pandangan publik. Di tengah dinamika tersebut, sejumlah pihak mempertanyakan efektivitas kinerja pemerintahan daerah dan menilai beberapa program belum berjalan optimal.
Menanggapi hal itu, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menegaskan bahwa kritik merupakan bagian dari kontrol publik. Namun, ia mengingatkan agar evaluasi dilakukan secara objektif dan berdasarkan capaian nyata.
“Evaluasi itu sah, tetapi harus objektif dan berbasis data. Dalam satu tahun ini sudah ada progres yang jelas sesuai tahapan RPJMD,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nur Hakim yang juga anggota Komisi I DPRD Bangkalan menjelaskan, pembangunan daerah tidak bisa dinilai secara instan. Seluruh program berjalan melalui proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan secara bertahap.
Di sektor infrastruktur, ia menyebut pembangunan jalan menunjukkan tren positif. Pada 2023, realisasi pembangunan jalan tercatat sekitar 43 kilometer, sedangkan pada 2024 sekitar 24 kilometer. Di bawah kepemimpinan Lukman–Fauzan, capaian tersebut meningkat menjadi sekitar 53 kilometer, dengan total perbaikan di kurang lebih 51 titik.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







