IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Puluhan Siswa di Muaro Jambi Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG, DPRD Panggil Penyelenggara

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (30/1) siang.
Sejak siang hingga sore hari, anak-anak terus berdatangan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti. Mereka diantar orang tua dan pihak sekolah dalam kondisi lemas, sebagian harus mendapatkan perawatan intensif.

Gejala yang dialami para siswa hampir seragam, mulai dari muntah-muntah, diare, tubuh lemas, hingga gemetar. Berdasarkan informasi sementara, menu MBG yang dikonsumsi siswa berupa soto.


Data sementara mencatat lebih dari 70 siswa harus mendapatkan penanganan medis akibat keluhan serupa. Hingga Jumat sore, sejumlah siswa masih menjalani observasi di rumah sakit.
Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Ketua I DPRD Muaro Jambi, Wiranto, menegaskan pihaknya akan segera memanggil penyelenggara program, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban.


“Ke depan akan kita tindaklanjuti dengan pemanggilan SPPG. Mereka harus bertanggung jawab. Bagaimana ini bisa terjadi keracunan,” tegas Wiranto.
Ia menyebutkan, khusus di wilayah Kecamatan Sekernan saja, jumlah siswa yang dirujuk ke rumah sakit telah mencapai lebih dari 50 orang, dan tidak menutup kemungkinan angka tersebut masih bertambah.


Wiranto juga menyoroti lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah.
“Kita berharap ke depan pengawasan dilakukan bersama, bukan hanya DPRD, tapi semua pihak. Jangan sampai program yang niatnya baik justru membahayakan keselamatan anak-anak,” tambahnya.


Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih dalam penyelidikan. Pihak terkait tengah melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan serta pendataan lanjutan terhadap para korban.***

Sumber Jambione

Baca Juga :  Diduga Menu MBG SMAN di Pamekasan Berisi Belatung Viral di Tiktok, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran
Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI
Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai
Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam
Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel
Baru Selesai Dibangun Lampu Taman Rp3 Miliar di Sebelah Polres Mati, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIB

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:58 WIB

Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:57 WIB

Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel

Berita Terbaru