IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

PT CBM Ambil Banyak Lahan, Dewan Akan Panggil dan Minta Kejelasan

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Effendi

Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Effendi

Merangin, Transatu.id — Peribahasa mengatakan, ngukur baju di badan sendiri. Tapi PT Cahaya Bumi Merangin (CBM) malah ‘ngukur bayang-bayang’. Dan kini, DPRD Merangin pun ikut-ikutan mengukur… bukan luas lahan, tapi batas kesabaran.

Sejak 2014, PT CBM mengantongi izin lahan sawit seluas 7.988 hektar. Namun, hingga 2025, disebut hanya mampu menggarap 2.200 hektar. Sisanya? Jadi bayang-bayang izin, besar di atas kertas, kecil di lapangan.


“Kalau mereka dari awal tidak sanggup, kenapa minta izin sebanyak itu? Dan kenapa baru mundur sekarang, setelah satu dekade lebih lahan terbengkalai?” kata Wakil Ketua I DPRD Merangin, Herman Effendi.

CBM berdalih sedang “ngukur bayang-bayang”, sebuah ungkapan yang puitis tapi menyakitkan bagi masyarakat yang hidup di sekitar proyek yang sejak lama menanti hasil, bukan alasan.

DPRD Merangin, melalui Komisi II, akan segera memanggil manajemen CBM. Fendi menegaskan, pemanggilan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah serius untuk membongkar tuntas alasan pengurangan izin lahan dari hampir 8.000 hektar menjadi 2.200 hektar, Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan, pola kemitraan dengan masyarakat, kontribusi terhadap PAD Merangin, dan… siapa sebenarnya CBM ini?

“Kita akan lihat, ini perusahaan beneran atau cuma usaha keluarga? Jangan sampai masyarakat cuma jadi objek janji,” ujar Fendi dengan nada tajam.

CBM sendiri informasi nya telah mengembalikan lebih dari 5.700 hektar izin ke negara. Fenomena ini memunculkan pertanyaan, yaitu kemana tanggung jawab sosial dan ekonomi perusahaan selama 11 tahun terakhir?

Sebelumnya, warga Desa Selango yang lokasinya berada di perkebunan CBM, bahkan sempat mengeluhkan pola bagi hasil yang tak transparan, lahan yang dibiarkan kosong, dan minimnya lapangan kerja dari perusahaan.

Bayang-Bayang Keadilan

ISTILAH “ngukur bayang-bayang” kini menjadi simbol sinis. Bukan tentang kerendahan hati, tapi tentang ambisi yang tak disertai kemampuan. Dan DPRD tampaknya sudah cukup bersabar.

“Kita akan gali semuanya. Kalau mereka tak mampu, ya sampaikan sejak awal. Bukan tunggu tahun ke-11 baru mengaku,” tegas Bong Fendi, panggilan akrabnya.

Arah Angin Berubah

SETELAH pemanggilan, bukan tak mungkin DPRD akan mengusulkan peninjauan ulang izin PT CBM secara menyeluruh. Bahkan, jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas bisa jadi opsi, termasuk pencabutan izin dan peninjauan ulang seluruh proyek.

“Kami di DPRD tak bisa terus dibayangi alasan. Kami harus berpihak pada fakta, masyarakat, dan keberlanjutan daerah,” kata Bong Fendi mengakhiri.

PT CBM kini dalam sorotan, bukan soal luas lahannya, tapi soal keseriusannya sebagai perusahaan yang mendapat hak atas tanah rakyat.

DPRD Merangin pun sedang diuji. Berani bersikap atau hanya ikut menari dalam bayang-bayang?

Karena dalam dunia agraria, yang kita butuhkan bukan bayangan… tapi kepastian.

reporter: Kholil king

Baca Juga :  Ramadhan Penuh Berkah, Bupati Sumenep Santuni Anak Yatim Dan Kaum Duafa
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran
Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI
Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai
Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam
Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel
Baru Selesai Dibangun Lampu Taman Rp3 Miliar di Sebelah Polres Mati, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIB

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:58 WIB

Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:56 WIB

Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam

Berita Terbaru