“Buktinya, Disdikbud bungkam soal ini, niatnya mau mengamankan kasus, malah menambah kasus baru dengan meminta uang pengaman itu,” terangnya.
Atas dasar apapun, meminta sumbangan kepada lembaga pendidikan PAUD dan TK untuk alasan uang pengamanan merupakan sikap menjijikkan dari instansi dinas pendidikan.
“Kasus ini akan menjadi atensi utama kawalan kami bersama rekan-rekan aktivis yang lain. Kami ungkap kasus ini hingga terang menderang melalui gerakan massa yang berkelanjutan ke kantor Disdikbud Pamekasan,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohamad Alwi, enggan berkomentar saat dikonfirmasi melalui pesan dan telpon WhatsApp.







