“Masyarakat berhak tahu latar belakang pendidikan pemimpinnya. Ini menyangkut kepercayaan,” lanjut Rahman.
Minim Transparansi, Pejabat Desa Juga Mengaku Tak Pernah Melihat
Sorotan tidak hanya datang dari warga. Sejumlah pihak di lingkup pemerintahan desa juga mengaku tidak memiliki kejelasan terkait dokumen ijazah Arsan.
Rahman bahkan menyebut, Camat Kangayan, Nurullah, dikabarkan pernah menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara langsung keabsahan ijazah tersebut.
Pernyataan serupa juga datang dari unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kangayan. Salah satu anggotanya mengaku belum pernah melihat dokumen ijazah Arsan, bahkan setelah proses hukum selesai.