Kompak, Anggota Komisi 1 DPRD Sumenep Hadiri Musrenbangcam Pasongsongan
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Pasongsongan dihadiri oleh 4 anggota Komisi 1 DPRD Sumenep. Senin (17/02/2025).
Kehadiran 4 anggota Komisi 1 DPRD Sumenep tersebut merupakan bukti bahwa wakil rakyat betul betul sangat peduli tentang pembangunan daerah.
Anggota DPRD Sumenep tersebut adalah, ketua komisi 1 Darul Hasyim Fath, dari Fraksi PDI-P, Hairul Anwar dari Fraksi PAN, Syaipur Rahman, dari Fraksi PKB, M Mirza Khomaini Hamid, dari Fraksi PKB.
Ketua komisi 1 DPRD Sumenep, Darul Hasyim menyampaikan, fungsi legislatif selain membuat undang undang juga menyusun rencana pembangunan nasional dan menetapkan anggaran.
"Melalui Musrenbangcam ini, kami akan menerima aspirasi masyarakat melalui usulan usulan yang dianggap prioritas," ungkap ketua komisi 1 DPRD Sumenep Darul Hasyim.
Dari keseluruhan usulan sambung Darul, akan di akomudir dalam event Musrenbangcam akan di usulkan oleh Camat ke tingkat Musrenbangkab.
"Musrenbangcam ini sangat penting sehingga satu sama lain bisa berkontak, bisa saling memastikan bahwa apa yang di inginkan tertuang dalam lembaran negara," imbuhnya.
Anggota komisi 1 DPRD Sumenep Hairul Anwar dari fraksi PAN menyampaikan, kegiatan Musrenbangcam ini merupakan suatu keharusan untuk menerima aspirasi masyarakat tentang rencana pembangunan skala prioritas yang akan di usulkan ke tingkat Musrenbangkab.
"Usulan perencanaan pembangunan yang di usulkan yang masuk ke Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dengan skala prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat," ungkap Hairul Anwar.
Menurutnya, Musrenbangcam merupakan sarana yang sangat penting dalam pembahasan pengusulan skala prioritas di setiap desa. "Kabupaten Sumenep mempunyai 27 Kecamatan daratan dan kepulauan serta mempunyai 300 lebih desa maka usulan harus melihat kemampuan keuangan daerah," terangnya.
"Kami siap mengawal untuk mencarikan anggarannya, karena kami sebagai legislasi mempunyai fungsi, bajeting (anggaran)," pungkasnya