Sejak babak pertama, Indonesia sudah menunjukkan dominasi dengan keunggulan 6-1. Catatan tersebut menggambarkan agresivitas lini serang Garuda dalam pertandingan yang sekaligus menjadi penentu nasib mereka di Grup A.

 

Sebelum laga berlangsung, Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin. Karena itu, produktivitas gol menjadi salah satu aspek penting dalam persaingan menuju puncak Grup A. FIFA sebelumnya mencatat Indonesia dan Malaysia berada dalam persaingan ketat bersama Singapura untuk memperebutkan tiket final.

 

Hasil akhir 9-2 membawa Indonesia melaju ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya akan menghadapi Thailand yang telah mengamankan posisi teratas Grup B.

 

Pertandingan final akan menjadi ujian berikutnya bagi Indonesia setelah melewati fase grup dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan produktivitas gol yang tinggi.