Melalui Festival Musik se-Madura, BNPM Pamekasan Ajak Masyarakat Perangi Korupsi
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
TRANSATU.ID,PAMEKASAN -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Kabupaten Pamekasan peringati hari anti korupsi dengan menggelar Festival Musik se-Madura.
Festival musik yang berlangsung di Sewindu Cafe Pamekasan, diikuti musisi dan Seniman musik yang ada di Sampang, Sumenep dan Pamekasan, pada Minggu 15 Desember 2024.Pukul 15.00 wib.
ketua DPD BNPM Kabupaten Pamekasan, Abdus Salam Marhaen, mengatakan bahwa kegiatan Festival ini dalam rangka meningkatkan gairah semangat pegiat musik yang ada di Madura khususnya di Pamekasan yang sudah lama mati.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum muda agar semakin aktif dan lantang menyuarakan anti korupsi. Dan harus sadar akan bahaya dan menyatakan perang terhadap korupsi,” Tegas Abdussalam marhaen.
Festival musik ini, lanjut Abdussalam marhaen menjadi ajang kompetisi bagi para musisi berbakat di Madura. Sekaligus menyuarakan sikap anti korupsi.
”Festival musik ini sarat makna yakni agar para penyelenggara negara tidak korupsi dan tidak berbohong kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Marhaen.
Selain itu, ia menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap Indonesia. Sebab saat ini, Indonesia dalam kondisi darurat korupsi.
”Maraknya para koruptor yang telah tertangkap dan diadili serta dihukum berat, ternyata tidak membuat jera perilaku korupsi di sekitar kita, khususnya para koruptor,” pungkasnya.
Terpantau Hot Spot Kebakaran Desa Limbur, Polisi Pasang Police
Launching MD Ayunda Dan Santuni Anak yatim Bersama Owner Cong Wahyu Di Desa Konang
Waketum DPP KNPI Saiful Chaniago Berharap BPI Danantara Berorentasi Kerakyatan