Maraknya PETI di Merangin, DPR RI Jambi Minta Tangkap Penadah Emas Hasil PETI, Bukan Pekerja Saja

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

JAKARTA, Transatu.id — Marak Aktivitas Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI), Wilayah Hukum Merangin hingga ribuan hutan Lingkungan rusak berat, membuat anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra dari fraksi Gerindra Angkat bicara dalam rapat kerja bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Selasa (7/4/2026).

Bahkan anggota DPR RI juga mendorong penegak hukum untuk menangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang.

Menurutnya PETI terus merusak lingkungan yang ditangkap cuma pekerja, bahkan tangkap 1o orang yang datang 50 orang bertambah. Rocky Candra mendorong penegak hukum tangkap penadah.

‎Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar aktor utama, bukan hanya penambang kecil di lapangan.

‎Rocky menilai, penindakan yang selama ini dilakukan belum memberikan efek jera karena hanya menyentuh pelaku di tingkat bawah.

‎Ia menyebut, penangkapan penambang tidak akan menghentikan aktivitas ilegal tersebut jika jaringan penadah masih bebas beroperasi.

‎“Kalau hari ini ditangkap 10 penambang, besok bisa muncul 50 penambang baru. Tapi kalau penadahnya yang ditangkap, itu bisa menghentikan semuanya,” ujarnya.

‎Ia pun mendorong aparat penegak hukum untuk lebih fokus membongkar jaringan di balik praktik PETI, termasuk para penadah yang menjadi kunci berjalannya aktivitas tambang ilegal.

‎Selain itu, Rocky juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dalam menangani persoalan PETI yang semakin kompleks.

‎Ia menyebut perlunya harmonisasi antara Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Kementerian Kehutanan.

‎Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat antar lembaga, penanganan PETI akan terus berulang dan tidak menyentuh akar masalah.

‎Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas PETI kini semakin berani, bahkan telah merambah kawasan hutan lindung dan beroperasi di sekitar jalan lintas.

‎“Ini sudah sangat meresahkan. Bahkan masuk ke hutan lindung dan dilakukan secara terang-terangan. Tidak mungkin satu kementerian bisa menyelesaikan sendiri, harus ada kerja sama lintas sektor,” tegasnya.

‎Rocky turut menyoroti adanya jaringan penadah yang sempat ditindak di beberapa daerah, seperti Surabaya dan Sumatera Barat. Ia berharap penindakan tersebut dapat terus berlanjut dan diperkuat.

‎Di sisi lain, ia juga mengungkap dampak lanjutan dari aktivitas PETI, termasuk penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang digunakan untuk mendukung operasional tambang ilegal.

‎“Harapan kami, dengan kolaborasi antar kementerian dan aparat penegak hukum, persoalan ini bisa diselesaikan. Memang tidak mudah, tapi akan lebih efektif jika yang ditindak adalah aktor utamanya,” pungkas Rocky.***

Baca Juga :  Forkot Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Balon Udara Marbol Group
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Perusakan Lahan Bulangan Barat Memanas, Kontraktor Tiga Kali Abaikan Panggilan Polisi
Polres Sarolangun Ringkus Pengedar Sabu dan Ekstasi, Barang Bukti Puluhan Gram Diamankan
Nama Yonif dan Dandim Dicatut, Pengusaha Asal Pamekasan Ditipu Rp40 Juta
Kasus PUPR Memanas, PR Paku Alam Mangkir, Polisi Siapkan Pemanggilan Ulang
Kasus Penggelapan Scoopy Naik Penyidikan, Pelaku Hilang Kontak
Polsek Mandiangin Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Buah Sawit, Satu Pelaku Diamankan
Jadi Tersangka Tilep Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin, Kepala Sekolah Lama Disebut Terima Rp561 Juta Sebelum Pelantikan
Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 06:59 WIB

Maraknya PETI di Merangin, DPR RI Jambi Minta Tangkap Penadah Emas Hasil PETI, Bukan Pekerja Saja

Rabu, 8 April 2026 - 10:56 WIB

Kasus Perusakan Lahan Bulangan Barat Memanas, Kontraktor Tiga Kali Abaikan Panggilan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 01:29 WIB

Polres Sarolangun Ringkus Pengedar Sabu dan Ekstasi, Barang Bukti Puluhan Gram Diamankan

Selasa, 7 April 2026 - 00:44 WIB

Nama Yonif dan Dandim Dicatut, Pengusaha Asal Pamekasan Ditipu Rp40 Juta

Senin, 6 April 2026 - 14:25 WIB

Kasus PUPR Memanas, PR Paku Alam Mangkir, Polisi Siapkan Pemanggilan Ulang

Berita Terbaru