IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Maraknya PETI di Batang Masumai Polisi dan Perangkat Desa Bersatu Tertibkan

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Wilayah Polres Merangin bersama Perangkat Desa Sepakat Berantas PETI di Batang Masumai

Polisi Wilayah Polres Merangin bersama Perangkat Desa Sepakat Berantas PETI di Batang Masumai

MERANGIN — Maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI diwilayah Kecamatan Batang Masumai dan hilang kelestarian Alam, membuat Polres Merangin kerahkan Bhabinkamtibmas Polsek Bangko.

Diperintahkan Bhabinkamtibmas Polsek Kota  untuk mengecek lapangan untuk menyampaikan himbauan kepada warga terkait bahaya dan larangan penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Sungai Batang Masumai, khususnya Desa Tambang Besi.

Kegiatan itu tiga anggota polisi AIPDA R. Sijabat, BRIPKA R. Purba, dan BRIGPOL M. Anshori. Dalam sambang dialogis, mereka menggandeng perangkat desa setempat untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Tujuannya, kita harus menyadari agar warga tidak dampak negatif PETI yang tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mencemari aliran sungai yang menjadi sumber air masyarakat, ungkap Bhabinkamtibmas Polsek Kota.

Ini juga Sebagai bentuk keseriusan, Polres Merangin Melalui Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa turut memasang spanduk berisi larangan keras terhadap aktivitas tambang ilegal.

Baca Juga :  Bermodus Badut Keliling, Pelaku Curanmor diamankan Polres Ngawi

“Spanduk tersebut juga kita memuat informasi sanksi hukum bagi siapa saja yang terlibat dalam PETI, baik sebagai pekerja, penyedia lahan, maupun pemodal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat kesadaran hukum di tengah masyarakat,” tatahnya.

Pak Bhabin juga menegaskan dukungannya terhadap upaya penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal yang semakin marak. Kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa ini menjadi strategi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan tertib hukum.

Baca Juga :  Diduga Rekayasa Surat, Lahan Sengketa Dipanen Oknum Brimob

Kegiatan berakhir pada pukul 10.29 WIB dalam kondisi aman dan terkendali. Dengan adanya langkah preventif ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan tidak lagi terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal yang merusak ekosistem.(PolresMerangin)

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Kasus Proyek Jalan di Bulangan Barat Masuk Babak Baru
Dugaan Pungli di Rutan Kota Agung Disorot, Praktik ‘Sewa Fasilitas’ Diduga Terstruktur
Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:56 WIB

Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Kasus Proyek Jalan di Bulangan Barat Masuk Babak Baru

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:30 WIB

Dugaan Pungli di Rutan Kota Agung Disorot, Praktik ‘Sewa Fasilitas’ Diduga Terstruktur

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:08 WIB

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Berita Terbaru