IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

KPK Diminta Segera Tahan 21 Tersangka Korupsi Dana Hibah APBD Jatim, JAKA Jatim Desak Penuntasan Tanpa Tebang Pilih

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rincian kerugian berdasarkan tahun:

  • 2019: Rp 2,96 triliun
  • 2020: Rp 1,69 triliun
  • 2021: Rp 1,63 triliun
  • 2022: Rp 412 miliar
  • 2023: Rp 335 miliar

“Ini bukan hanya angka, ini uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk pembangunan, pendidikan, dan pelayanan publik. Tapi malah dibagi-bagi oleh elit,” kecam Musfiq.

Jangan Ada yang Kebal Hukum

Selain menyoroti lambannya penahanan, JAKA Jatim juga menuntut kejelasan soal nama-nama dari kalangan DPRD yang hingga kini belum tersentuh hukum. Mereka menyebut nama-nama seperti Kusnadi, Anwar Sadad, dan Mahfud yang masuk dalam daftar tersangka, namun hanya Anik Maslachah yang diumumkan resmi sebagai tersangka oleh KPK.

“Kalau Anik ditetapkan, kenapa Kusnadi tidak? Jangan sampai ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Ini jadi pertanyaan besar masyarakat Jatim,” ujar Musfiq menegaskan.

Lima Tuntutan JAKA Jatim kepada KPK

  1. Segera tahan 21 tersangka kasus korupsi dana hibah APBD Jatim.
  2. Usut tuntas peran eks pimpinan DPRD Jatim 2019–2023 yang belum dijadikan tersangka.
  3. Hukum tanpa pandang bulu, siapapun pelakunya.
  4. Transparansi aset: uang dan barang rampasan harus diumumkan ke publik.
  5. Tuntaskan kasus hingga vonis: beri kepastian hukum, bukan janji kosong.
Baca Juga :  Penembakan Tiga Polisi di Lampung Ditangkap Polisi Militer, Ternyata Adalah Oknum Anggota TNI

Aksi Nyata untuk Jatim yang Bersih

JAKA Jatim menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini sampai seluruh pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya di meja hijau.

“Jawa Timur bukan ladang korupsi. Kami akan terus bersuara hingga para penjahat anggaran benar-benar dihukum. Ini perjuangan untuk masa depan rakyat!” pungkas Musfiq.

 

Baca Juga :  Warga Minta Mobil Sawit Kurangi Saat Jalan Rusak Parah di Tabir Ilir

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 2 Jam, Pelaku Pembunuhan di Sarolangun Berhasil Dibekuk Polisi
Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR
Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin
Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”
Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Lora MS di Pamekasan Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Aktifitas PETI Masih Marak, Sejumlah Massa Geruduk Polres Sarolangun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:37 WIB

Tipikor Polres Merangin Lanjutkan Laporan APM Temuan Dana Swakelola PUPR

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polres Merangin Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:53 WIB

Geram Kasus Pengrusakan Lahan Tak Kunjung ada Kejelasan, Warga Siapkan Aksi “Raport Merah”

Senin, 9 Maret 2026 - 01:17 WIB

Excavator Tetap Berjejer Kampanye Stop PETI Polsek Sungai Manau: Lelucon Terlucu Tahun Ini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:07 WIB

Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi

Berita Terbaru