IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Kabid PSLB3 : Anggota Wilayah Tabir Ngundur Diri Karena Gak Sanggup Lagi, Sekarang Kita Cari Pengganti

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir

Tumpukan sampah Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir

MERANGIN, Transatu.id — Banyak sampah menumpuk khusus pasar Rantau Panjang kecamatan Tabir Merangin membuat bau busuk sebut Warga Sekitar Pasar.

Padahal pedagang kaki berjualan dipasar Rantau Panjang waktu lebaran idul Fitri 1447 H sudah membayar uang kebersihan kepada pengurus pasar.

Namun seminggu lewat idul Fitri sampah itu sempat menutup jalan hingga keramaian terjadi pengedar pun berdesakan.

Sementara penjelasan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3)
Lazi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya.

“Iyo ndo, anggota situ lah ngundur diri, mereka dak sanggup lagi. Sekarang Cari pengganti dak ketemu Pulo, ” Ungkap Kabid PSLB3 Lazi kemari Kamis (26/3).


Sementara itu awak media juga mendapatkan informasi pengunduran pegawai kebersihan itu dikarena ngaji mereka terlalu kecil.

“Ngaji kecil pegawai kebersihan sebulan 1.200.00 juta perbulan jadi mereka mundur, ” jelas Sumber Transatu.id.

Terpisah, Warga Tabir Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Merangin, Terkait Tumpukan Sampah Pasar Rantau Panjang,
Pasca idul Fitri 2447 H berapa titik. Padahal Pemerintah Merangin dibawah kepimpinan Syukur, sudah jelaskam menjaga kebersihan.

tumpukan sampah seperti gunung hingga jika kendaraan padat, warga kesulitan untuk melewati jalan pasar rantau panjang.

Padahal warga sebut retribusi pajak terus diambil pemerintah Kabupaten, namun sampah tidak pernah dibersihkan.

” Pasar rantau panjang ini seperti gudang sampah Tampa ada gerakan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten Merangin, apa memang seperti ini kerja pemerintah Merangin, ” ungkap warga Rantau Panjang.***

Baca Juga :  Polsek Tabir Buber Bersama Keluarga Besar Polsek
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Tabir Pertanyakan Keseriusan Pemerintah, Hingga Tumpukan Sampah Seperti Gunung
Satu Rumah Di Desa Kangayan Kepulauan Kangean Dilalap Si Jago Merah
Jelang Lebaran LPG 3Kg Di Ngawi Tembus Rp35 Ribu,Diduga Ada Persoalan Distribusi
Top 5 Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan Kinerja Positif di Atas 40% selama 5 Tahun Terakhir
Konsisten Tadarus Selama Ramadhan, Hj. Ansari Apresiasi Kader PDIP Pamekasan Khatam Lima Kali
Serap Aspirasi Media, Ansari Undang Jurnalis Diskusi Santai di Kediamannya
Safari Ramadhan di Tanjab Timur, Wagub Sani Serahkan Bantuan Stunting, CSR Hingga BAZNAS
Rudy Disebut Broker di Persidangan: Apakah Keterangannya Merupakan Fakta Hukum atau Narasi yang Dilebih-lebihkan..?

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:42 WIB

Kabid PSLB3 : Anggota Wilayah Tabir Ngundur Diri Karena Gak Sanggup Lagi, Sekarang Kita Cari Pengganti

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:46 WIB

Warga Tabir Pertanyakan Keseriusan Pemerintah, Hingga Tumpukan Sampah Seperti Gunung

Selasa, 24 Maret 2026 - 01:27 WIB

Satu Rumah Di Desa Kangayan Kepulauan Kangean Dilalap Si Jago Merah

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:22 WIB

Jelang Lebaran LPG 3Kg Di Ngawi Tembus Rp35 Ribu,Diduga Ada Persoalan Distribusi

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:35 WIB

Top 5 Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan Kinerja Positif di Atas 40% selama 5 Tahun Terakhir

Berita Terbaru

Hasil tangkap layar, seorang pria diduga pelaku pencurian beras diamankan warga di Desa Pengurayan, Proppo, Pamekasan, Rabu (25/03/2026). (Istimewa)

Hukum dan Kriminal

Pencuri Beras di Proppo Diduga Pernah Gasak Uang Puluhan Juta di Tlanakan

Jumat, 27 Mar 2026 - 03:36 WIB