TRANSATU.ID,PAMEKASAN – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kabupaten Pamekasan, Madura, mengajak masyarakat terlibat aktif untuk menyukseskan Sensus Ekonomi tahun 2026 (SE2026).
Sensus ekonomi merupakan pendataan menyeluruh oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap pelaku usaha atau perusahaan di Pamekasan.
Pendataan tersebut dilaksanakan sepuluh tahun sekali, tahun ini akan dimulai pada 1 Mei sampai 31 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua BPC HIPMI Kabupaten Pamekasan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan untuk turut berpartisipasi dan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
“Mari bersama-sama sukseskan SE2026 demi Pamekasan yang lebih maju,” katanya.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha sangat penting dalam mendukung ketersediaan data ekonomi yang akurat dan berkualitas.
“Data ini sebagai dasar perencanaan dan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran. Terutama menuju Indonesia emas 2045,” tegas Kusairi.
Merilis dari Kabar Madura, Kepala BPS Pamekasan, Parsad Barkah menerangkan bahwa sensus ekonomi mencakup semua aktivitas usaha di suatu wilayah. Jenis usaha yang masuk dalam pendataan sangat beragam, mulai dari pertambangan, penggalian, konstruksi, industri olahan, hingga usaha kecil lainnya.
Pasalnya, data tersebut penting untuk menjadi pijakan perumusan kebijakan pembangunan ekonomi, baik daerah maupun secara nasional.
“Kami berbicara sensus ekonomi, berarti seluruh usaha ekonomi yang berada di suatu wilayah,” tegasnya.
Diakuinya, pada sensus ekonomi 2016 lalu, BPS Pamekasan mencatat sekitar 130 ribu unit usaha. Jumlah itu diyakini akan meningkat pada sensus tahun 2026 seiring pertumbuhan UMKM dan sektor informal yang semakin masif. Adapun dari sisi teknis, pendataan akan menggunakan berbagai metode.
“Model pendataannya tentu berbagai metode, ada yang door to door secara langsung ke rumah warga atau tempat usaha, ada juga yang berbasis email,” pungkasnya.









