Pamekasan, Transatu – Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP) berubah menjadi ruang perayaan kebanggaan kolektif masyarakat Madura, Kamis (1/1/2026) sore. Lautan manusia memadati stadion bukan hanya untuk menyambut Ach. Valen Akbar, Juara Dua Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar, tetapi juga untuk menunjukkan kuatnya solidaritas sosial warga Pamekasan.
Kehadiran Valen sebagai putra daerah yang menembus panggung nasional menjadi simbol bahwa kerja keras dan doa masyarakat mampu melahirkan prestasi besar. Konser penyambutan yang difasilitasi PT Bawang Mas Group itu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dari warga biasa hingga pejabat daerah dalam satu semangat kebersamaan.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati Sukriyanto, Owner PT Bawang Mas Group H. Khairul Umam, serta tokoh dan pengusaha daerah tampak hadir dan larut dalam antusiasme publik. Momentum tersebut dinilai sebagai bukti bahwa prestasi anak daerah mampu menjadi perekat sosial yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di hadapan ribuan penonton, Valen menyampaikan bahwa capaian yang diraihnya bukan semata hasil usaha pribadi, melainkan buah dari doa dan dukungan masyarakat Pamekasan yang tak pernah putus sejak awal kompetisi.
“Ini bukan hanya kemenangan saya, tapi kemenangan masyarakat Pamekasan dan Madura. Doa kalian menjadi kekuatan terbesar saya,” tutur Valen dengan nada haru.
Owner PT Bawang Mas Group, H. Khairul Umam atau H. Her, menegaskan bahwa keberhasilan Valen harus dimaknai sebagai awal tanggung jawab sosial yang lebih besar. Ia mengingatkan agar popularitas tidak mengikis nilai kesederhanaan dan kepedulian.
“Prestasi akan datang silih berganti, tapi manfaat untuk orang lain itulah yang membuat seseorang tetap bermakna,” ujarnya.
Nilai kemanusiaan menjadi penutup kuat dalam acara tersebut. Komunitas penggemar Valen, D’Sultan, berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1,112 miliar yang diperuntukkan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera. Aksi ini menegaskan bahwa euforia prestasi dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama.
Konser penyambutan Valen DA7 pun tidak sekadar menjadi hiburan rakyat, melainkan panggung solidaritas yang menegaskan identitas Madura sebagai daerah yang menjunjung prestasi, kebersamaan, dan nilai kemanusiaan.







